REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Pengurus Besar Persatuan Tarung Campuran Indonesia (PB Pertacami) telah menyiapkan 11 atlet untuk mengikuti kualifikasi Asian Games 2026 di Luzhou, China, pada September mendatang. Upaya ini merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan Indonesia menuju panggung Asian Games Nagoya 2026.
Kualifikasi akan berlangsung dalam ajang 3rd AMMA Championship 2026. Menurut Ketua Umum PB Pertacami, Tommy Paulus Hermawan, Asian Games 2026 menjadi multievent penting untuk memperoleh pengakuan dari IOC. "Kami membawa atlet-atlet berpengalaman dengan rekam jejak kuat di kejuaraan dunia dan optimistis bisa mengharumkan nama Indonesia," kata Tommy, yang juga menjabat sebagai Presiden GAMMA.
PB Pertacami telah menjalankan pemusatan latihan nasional sejak awal 2025 di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta. Latihan ini mengintegrasikan sport science untuk meningkatkan teknik, kondisi fisik, dan strategi bertanding. Selain itu, tim dokter nutrisi dibentuk untuk memastikan setiap atlet mencapai performa terbaik dengan asupan nutrisi yang disesuaikan secara individual.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Tommy berharap, dengan persiapan ini, para atlet dapat tampil maksimal dan meraih tiket sebanyak mungkin untuk Asian Games 2026. Optimisme ini didukung oleh hasil gemilang di SEA Games 2025 Thailand, di mana seluruh enam atlet MMA Indonesia berhasil meraih medali dengan tingkat keberhasilan 100 persen, termasuk satu emas, empat perak, dan satu perunggu.
Daftar Atlet untuk Kualifikasi
Para atlet yang akan dikirimkan dibagi dalam dua kategori, yaitu tradisional MMA dan modern MMA. Berikut daftar nama atlet yang akan bertanding:
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}
Tradisional MMA:
1. Alfiandi - 60 kg
2. Eugene Darrien Djubair - 65 kg
3. Delvi Nurfadilah - 49 kg
4. Dwi Ani Retno Wulan - 54 kg
5. Yusni Nurhayati Hutasoit - 60 kg
Modern MMA:
1. Riswan Efendi Hutabalian - 56 kg
2. Jon Setiawan Saragih - 60 kg
3. Albert - 65 kg
4. Novia Pesik - 49 kg
5. Vallensia Fahira Hotmauli - 54 kg
6. Maydelse Sitepu - 60 kg
Konten ini diolah dengan bantuan AI.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5261424/original/075415200_1750668233-library_upload_21_2025_02_645x430_persib-1_9991aa9.jpg)
