Ripple Tegaskan Belum Miliki Rencana IPO

wartaekonomi.co.id
1 hari lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ripple tidak memiliki rencana untuk melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering) dan akan tetap berstatus perusahaan privat,kata

Presiden Ripple, Monica Long mengatakan pihaknya tidak membutuhkan likuiditas tambahan maupun akses modal dari pasar publik yang biasanya menjadi alasan utama perusahaan melakukan IPO.

Baca Juga: Targetkan IPO di 2027, Bank Jakarta Genjot Modal Inti Capai Rp3 Triliun

“Saat ini, kami masih berencana untuk tetap menjadi perusahaan privat,” ujar Long dalam wawancara dengan Bloomberg, dilansir Kamis (8/1).

Ia menambahkan bahwa perusahaan berada dalam posisi keuangan yang kuat dan mampu mendanai ekspansi, akuisisi serta pengembangan produk secara internal tanpa bergantung pada pasar saham.

Long juga buka suara terkait dengan penggalangan dana sebesar US$500 juta di November 2025. Putaran pendanaan itu melibatkan sejumlah investor besar, termasuk Fortress Investment Group dan Citadel Securities. Long menyebut ketentuan dalam pendanaan tersebut sangat positif dan sangat menguntungkan bagi Ripple.

Baca Juga: Dua Emiten Jumbo Siap IPO di Awal 2026

Ripple selama ini dikenal sebagai salah satu perusahaan kripto terbesar yang memilih tetap privat, sambil terus memperluas bisnisnya melalui akuisisi dan pengembangan produk berbasis teknologi blockchain dan pembayaran lintas negara.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Fadli Zon Targetkan Buku Sejarah Baru Indonesia Diakses Gratis Mulai Februari
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Saat Medali Emas SEA Games Martina Ayu Bikin Prabowo Terperanjat
• 6 jam laludetik.com
thumb
Duel Tim Papan Bawah, Persis Solo Pede Jegal Semen Padang
• 7 jam lalugenpi.co
thumb
Kasus Blake Lively vs Justin Baldoni Terus Bergulir, Sidang Pertama Dijadwalkan 22 Januari
• 22 jam lalutabloidbintang.com
thumb
AS Rebut Kapal Tanker Rusia di Perairan Islandia
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.