Martin Chivers legenda Tottenham Hotspur dan timnas Inggris, meninggal dunia pada usia 80 tahun, demikian disampaikan secara resmi oleh Tottenham Hotspur pada Kamis (8/1/2026) dini hari WIB.
“Dengan kesedihan yang mendalam, kami mengumumkan wafatnya mantan penyerang legendaris kami, Martin Chivers,” tulis Tottenham dalam pernyataan di situs resmi mereka, seperti dilansir Antara.
“Beristirahatlah dengan tenang, Martin. Salah satu yang terbaik sepanjang masa.”
Chivers merupakan salah satu ikon terbesar dalam sejarah Tottenham Hotspur. Dia mencetak 174 gol dari 367 penampilan bersama tim utama Spurs pada periode 1968 hingga 1976.
Kontribusinya membantu klub London Utara itu meraih dua gelar Piala Liga Inggris serta trofi Piala UEFA.
Catatan gol Chivers di kompetisi Eropa juga terbilang istimewa. Dia sempat menjadi pencetak gol terbanyak Tottenham di ajang Eropa dengan 22 gol, sebelum rekor tersebut dilewati oleh Jermain Defoe pada 2013.
Ketika didatangkan Tottenham dari Southampton pada 1968, Chivers mencatatkan sejarah sebagai pemain termahal di Inggris saat itu dengan nilai transfer mencapai 125 ribu pound sterling.
Di level internasional, Chivers memperkuat Timnas Inggris sebanyak 24 kali dan mencetak 13 gol.
Penampilan terakhirnya bersama The Three Lions terjadi pada 1973 dalam laga melawan Polandia di Stadion Wembley, pertandingan yang berujung kegagalan Inggris lolos ke putaran final Piala Dunia 1974.
Sebagai bentuk penghormatan, para pemain Tottenham Hotspur mengenakan ban lengan hitam saat menghadapi Bournemouth dalam lanjutan pertandingan Liga Inggris pada Kamis dini hari WIB.(ant/ipg)



