Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi lanjutkan reli pesat menuju level 9.000 pada sesi perdagangan Kamis, 8 Januari 2026. Sebelumnya, IHSG parkir di level 8.944,81 setelah menguat 0,13 persen pada akhir perdagangan 7 Januari 2026.
Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova mengulas bahwa IHSG berhasil menembus area 8.941 sebagai titik resistance. Dalam jangka pendek, tren naik IHSG masih cukup kuat selama tidak turun di bawah 8839.
"Target kenaikan berikutnya berada di level 8.996 dan 9.052," ujar Ivan dikutip dari riset hariannya pada Kamis, 8 Januari 2026.
- ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Adapun titik support IHSG berada di level 8.839, 8.714, 8.599 dan 8.493. Sedangkan titik resistance di level 8.996, 9.052, 9.123 dan 9.169.
Lebih lanjut, Ivan membocorkan sederet saham emiten potensial cuan. Berikut lima rekomendasi saham yang patut untuk para investor pantau.
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)
- Rekomendasi : Take Profit
- Target harga : 2.050
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)
- Rekomendasi : Buy on Weakness
- Area beli : 1.840-1.870
- Target harga : 2.120
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)
- Rekomendasi : Accumulative Buy
- Area beli : 4.000-4.100
- Target harga : 4.410
PT Indah Kiat Pulp Paper Tbk (INKP)
- Rekomendasi : Trading Buy
- Area beli : 9.200-9.550
- Target harga : 10.000
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
- Rekomendasi : Buy on Weakness
- Area beli : 2.300-2.400
- Target harga : 2.960





