Kalon Perpanjang Lagi Penawaran Tender Akuisisi Induk TCID, Cek Jadwalnya!

wartaekonomi.co.id
1 hari lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) menyampaikan perkembangan terbaru terkait proses negosiasi rencana akuisisi Mandom Corporation, selaku pemegang saham pengendali TCID, oleh KaIon Holdings Co., Ltd.

"Sesuai dengan, dan untuk memenuhi ketentuan Pasal 5 ayat (1) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka (POJK 9/2018), KaIon Holdings Co., Ltd. mengumumkan pembaruan atas proses pengambilalihan Mandom Corporation, sebuah perusahaan yang tercatat di Papan Utama Bursa Efek Tokyo (MCJ)," kata Presiden Direktur TCID, Koichi Watanabe.

Mengacu pada pengumuman tertanggal 5 Januari 2026, KaIon melakukan perubahan atas syarat dan ketentuan penawaran tender saham MCJ. Periode penawaran tender yang sebelumnya berlangsung dari Jumat, 26 September 2025 hingga Senin, 5 Januari 2026 atau selama 64 hari kerja, kini diperpanjang menjadi hingga Selasa, 20 Januari 2026, sehingga total durasinya menjadi 74 hari kerja.

Baca Juga: MKNT Siap Tancap Gas Akuisisi Usai RUPS

Selain itu, jadwal penyelesaian transaksi juga mengalami penyesuaian. Jika sebelumnya ditetapkan pada Selasa, 13 Januari 2026, kini tanggal penyelesaian diubah menjadi Selasa, 27 Januari 2026.

"Kalon akan menyampaikan perkembangan informasi terkait proses pengambilalihan MCJ oleh Kalon dengan mengacu kepada ketentuan dalam POJK 9/2018. Namun demikian, kejadian tersebut tidak berpengaruh material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan," pungkas Koichi. 

Sebagai catatan, Kalon Holdings sebelumnya menargetkan pembelian sedikitnya 25,29 juta saham MCJ atau setara 56,02% dari total modal disetor. Jika akuisisi ini berhasil diselesaikan, Kalon akan menjadi pemegang kendali tidak langsung baru atas PT Mandom Indonesia Tbk melalui kepemilikannya di MCJ.

Baca Juga: NINE Ungkap Perkembangan Proses Akuisisi Tambang di Mongolia

Dalam keterbukaan informasi pada September 2025, Sekretaris Perusahaan TCID, Alia Dewi, mengungkapkan bahwa Kalon sebagai calon pengendali baru berencana memperkuat rantai pasok serta memperluas saluran penjualan, termasuk melalui sektor e-commerce. Strategi tersebut diarahkan untuk mendorong pertumbuhan bisnis sekaligus meningkatkan profitabilitas TCID.

Meski demikian, Perseroan menegaskan belum memiliki agenda diversifikasi usaha. Seluruh kegiatan bisnis yang berjalan saat ini akan tetap dipertahankan, dan apabila di kemudian hari terdapat perubahan bidang usaha, prosesnya akan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK Periksa 3 Pejabat Kejari Bekasi terkait Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bekasi
• 1 jam lalumerahputih.com
thumb
Harga Minyak Naik 3 Persen, Isu Venezuela dan Risiko Pasokan Rusia-Iran Membayangi
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026, Ini Tugas dan Wewenangnya
• 22 menit laludetik.com
thumb
Arab Saudi-UEA Makin Panas, Riyadh Tuduh Abu Dhabi Bawa Kabur Pemimpin Separatis Yaman
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Pramono Pastikan Proyek Infrastruktur Pendukung JIS Segera Dibangun
• 17 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.