New York: Menteri Energi Amerika Serikat (AS) Chris Wright mengatakan Amerika Serikat tidak hanya akan memasarkan minyak yang disimpan di Venezuela, tetapi juga akan mengendalikan penjualan produksi minyak dari negara tersebut tanpa batas waktu.
"Kami akan memasarkan minyak mentah yang berasal dari Venezuela. Pertama-tama minyak yang tersimpan ini, dan kemudian tanpa batas waktu ke depannya, kami akan menjual produksi yang berasal dari Venezuela ke pasar," ungkap Wright, dikutip Xinhua, Kamis, 8 Januari 2026.
Lebih lanjut ia menjelaskan, penjualan tersebut akan dilakukan oleh Pemerintah AS dan disetorkan ke rekening yang dikendalikan oleh Pemerintah AS.
Adapun hasil dari penjualan minyak kemudian dapat mengalir kembali ke Venezuela untuk memberi manfaat bagi masyarakat setempat. Pengaruh dan kendali AS atas penjualan minyak ditujukan untuk mendorong perubahan yang harus terjadi di Venezuela.
Baca juga: Trump: Venezuela Kudu Setor 30 Juta hingga 50 Juta Barel Minyak ke AS
(Ilustrasi. Foto: Freepik)
Libatkan pemimpin dan pengusaha minyak Venezuela
Menurut Wright, pemerintahan Presiden AS Donald Trump sedang melakukan dialog aktif dengan para pemimpin Venezuela, serta perusahaan-perusahaan minyak AS.
Sebelumnya Trump mengatakan, otoritas Venezuela akan menyerahkan antara 30 juta hingga 50 juta barel minyak yang dikenai sanksi kepada Amerika Serikat.
AS telah banyak dikecam dan diprotes menyusul serangan militer skala besar terhadap Venezuela, yang oleh banyak pihak dianggap sebagai tindakan melanggar hukum. Terutama didorong oleh keinginan untuk mengendalikan cadangan minyak yang sangat besar di negara Amerika Selatan tersebut.



