MerahPutih.com - Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan inspeksi ke lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Dukuh Kedungbanteng, Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, yang lokasinya dekat dengan peternakan babi.
Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Brigadir Jenderal TNI Albertus Dony menyebutkan, pihaknya menindaklanjuti adanya masalah SPPG di Sragen yang berdekatan dengan kandang babi.
“Dalam kasus ini kami akan terlebih dahulu menggelar audiensi dengan berbagai pihak di daerah,” kata Dony, Kamis (8/1).
Ia mengatakan, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan unsur kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah. Setelah itu, baru bisa kami sampaikan hasilnya.
Baca juga:
Prabowo Targetkan 2.500 SPPG di Papua Beroperasi Penuh pada 17 Agustus 2026
Menurut Dony, audiensi tersebut juga akan melibatkan pihak pengelola SPPG dan pemilik peternakan babi, termasuk satuan tugas pelaksana program Makan Bergizi Gratis di daerah.
“Jadi poses klarifikasi akan dilakukan secara menyeluruh agar persoalan dapat diselesaikan secara proporsional,” kata dia.
Dony juga menjelaskan peninjauan yang ia lakukan merupakan bagian dari tugas investigasi lapangan. Adapun, keputusan terkait kelanjutan operasional dapur MBG di Desa Banaran itu akan ditentukan oleh pimpinan BGN berdasarkan hasil kajian tersebut.
“Keputusannya ada pada pimpinan. Saya hanya melakukan investigasi untuk melihat kondisi riil di sana. (Kelanjutan) Terserah pimpinan berdasarkan hasil investigasi tersebut," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Dapur MBG Sragen Berdiri di Samping Kandang Babi, Warga Resah




