Kemendikdasmen Terbitkan SE, DPR Dukung Pembelajaran Fleksibel di Daerah Bencana

disway.id
23 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait penyelenggaraan pembelajaran bagi sekolah yang terdampak bencana.

SE ini menekankan fleksibilitas pembelajaran, termasuk penyesuaian kurikulum, beban belajar, dan penguatan dukungan psikososial bagi peserta didik maupun guru.

Koordinasi dengan pemerintah daerah dan satuan pendidikan juga menjadi bagian penting, dengan keselamatan warga sekolah sebagai prioritas utama.

BACA JUGA:Menkes Ajukan Rp500 Miliar ke BNPB, Revitalisasi Fasilitas Kesehatan Pascabencana di Aceh

BACA JUGA:Menkes Buka Suara: Campak Lebih Ditakuti daripada Virus 'Super Flu' di Pengungsian Bencana

Proses belajar tidak lagi menekankan pencapaian akademik semata, tetapi difokuskan pada keberlanjutan pembelajaran serta pemulihan kondisi fisik dan psikologis peserta didik.

Menariknya, SE ini tidak menggunakan istilah Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang biasanya diidentikkan dengan pembelajaran daring.

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menilai hal ini mencerminkan kesadaran pemerintah bahwa pembelajaran berbasis internet tidak selalu realistis di daerah bencana karena keterbatasan listrik, jaringan, perangkat, dan kondisi tempat tinggal siswa.

Jadi efektivitas pembelajaran di wilayah terdampak justru terletak pada penerapan model pembelajaran alternatif yang luwes dan kegiatan belajar sederhana yang menyesuaikan kondisi lapangan," ujar Hetifah saat dihubungi disway.id,  Senin, 7 Januari  2026.

Selanjutnya, keberhasilan pembelajaran di daerah bencana tidak diukur dari ketercapaian target kurikulum formal.

BACA JUGA:Aksi Heroik PMI di Korsel Selamatkan 7 Lansia dari Kebakaran Hutan Diganjar Tabungan Pendidikan Anak

BACA JUGA:Penyalahgunaan Grok AI untuk Konten Asusila Jadi Sorotan, Kemkomdigi Langsung Tindaklanjuti

Melainkan dari kemampuan negara dan satuan pendidikan menjaga relasi belajar antara guru dan peserta didik, memastikan lingkungan yang aman dan suportif, serta mencegah learning loss jangka panjang.

Secara konseptual, SE Kemendikdasmen dinilai sudah tepat.

"Namun, implementasinya sangat bergantung pada dukungan nyata pemerintah daerah, ketersediaan sumber daya, serta sensitivitas pelaksanaan di lapangan,"pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Lowongan Kerja Management Trainee Siloam 2026 Resmi Dibuka, Ini Persyaratan dan Keunggulannya
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Peresmian Kantor DPP Hanura, Sekjen Perindo: Semoga Kerja Sama Politik Terus Terjalin
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Geger! Pria di Depok Tewas Ditusuk Saat Tertidur, Kata-kata Pelaku Bikin Merinding
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Profil Callum Turner, Tunangan Dua Lipa yang Kabarnya Jadi James Bond Berikutnya
• 18 jam lalugrid.id
thumb
Target Meleset, Penerimaan Pajak 2025 Shortfall hingga Rp 271,7 Triliun
• 17 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.