Laba kuartalan Samsung Electronics Co meningkat lebih dari tiga kali lipat pada Oktober-Desember 2025.
IDXChannel - Laba kuartalan Samsung Electronics Co meningkat lebih dari tiga kali lipat pada Oktober-Desember 2025.
Dilansir dari Bloomberg pada Kamis (8/1/2025), lonjakan permintaan server kecerdasan buatan (AI) menaikkan harga chip memori secara tajam.
Perusahaan terbesar Korea Selatan (Korsel) ini melaporkan laba operasi sementara sebesar 20 triliun won atau sekitar Rp232 triliun pada kuartal IV-2025, naik 208 persen dan mencatat rekor tertinggi.
Pendapatan naik 23 persen menjadi 93 triliun won, juga merupakan rekor tertinggi
Sahamnya naik hingga 2,5 persen pada Kamis pagi di Seoul, memperpanjang reli yang telah mengangkat saham tersebut sebesar 20 persen sejak awal tahun.
Produsen memori seperti Samsung mengalihkan produksi dari chip untuk produk sehari-hari ke chip kelas atas bagi raksasa AI seperti Nvidia Corp. Hal ini enciptakan kekurangan pasokan yang parah dan menyebabkan harga DRAM dan NAND melonjak.
“Perusahaan hyperscaler dan penyedia cloud membeli banyak DRAM dan mereka bersedia membayar harga premium,” kata Kepala Riset CLSA Securities Korea Sanjeev Rana.
Harga jual rata-rata DRAM melonjak lebih dari 30 persen secara pada akhir 2025, sementara harga NAND naik sekitar 20 persen.
Harga kemungkinan akan tetap sangat kuat sepanjang 2026 dan mungkin hingga paruh pertama 2027.
"Bahkan setelah itu, kita mungkin tidak akan melihat banyak koreksi karena permintaan terlalu kuat dan pasokan terbatas,” katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)





