Sejalan dengan Analisis Metasintesis, Aplikasi AI Tunjukkan bahwa Foto di Ijazah Berbeda dengan Wajah Jokowi

fajar.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

Fajar.co.id, Jakarta — Analisis metasintesis yang dipaparkan Dokter Tifa melalui akun media sosialnya menyimpulkan bahwa foto versi berkacamata yang ada di ijazah ternyata persamaannya dengan wajah Jokowi hanya 0,29 persen.

Analisis tersebut berbasis hitungan matematika atau ilmu pasti. Bahkan disebutkan bahwa analisis tersebut tidak terbantahkan.

Sejalan dengan analisis tersebut, foto hasil aplikasi AI, yang di-share akun YouTube QNC Opposite Channel juga menunjukkan kesimpulan serupa.

Bahkan, tampak dari foto itu tak ada kemiripan sama sekali antara versi berkacamata di ijazah dengan wajah Jokowi yang selama ini dilihat langsung publik baik di layar kaca mau pun di media massa.

Hal tersebut juga diulas oleh kreator digital bernama Erizal di akun Facebooknya. Berikut isinya:

Jokowi, termasuk Gibran, hobi betul, kalau berpidato mengutip diksi-diksi seperti Algoritma, AI, Coding, dan lain sebagainya. Bahkan saat berpidato dalam acara penutup Bloomberg Ekonomy Forum di Singapura, Jokowi juga tak lupa mengutip diksi-diksi mutakhir itu.

Rasanya, ada yang kurang, kalau Jokowi atau Gibran berpidato, tanpa menyelipkan diksi-diksi seperti Coding, AI, Algoritma itu. Bisa jadi, hal itu untuk membuktikan bahwa ia mengikuti perkembangan zaman dan sama sekali tak ketinggalan zaman. Ini adalah Era yang seperti itu.

Terkait kasus ijazahnya saat ini, ada yang agak iseng menggunakan aplikasi AI dan menjadikan foto dari ijazah yang atas nama Joko Widodo, yang beredar luas itu. Ia menggunakan aplikasi AI dan memprediksi orang yang ada dalam foto itu, kalau sudah berumur 60 tahun.

Ternyata, mengejutkan sekali. Foto dalam ijazah itu, kalau berusia 60 tahun, dengan menggunakan aplikasi AI, tak sedikitpun mirip dengan mantan Presiden kita yang ke-7, yakni Joko Widodo. Entahlah, apakah aplikasi AI-nya yang salah atau bagaimana yang sebenarnya?

Tapi sebetulnya tidak aneh juga. Sebab, sebelumnya sudah pernah ditanya pada “AI bernama Lisa” yang merupakan ciptaan Kampus UGM sendiri. AI Lisa menjawab, Jokowi memang mahasiswa Kehutanan UGM, tapi tidak tamat. Kira-kira begitulah.

“Entah mana yang benar? Hasil atau pengakuan AI atau pengakuan manusia?” Tanya Erizal, menutup ulasannya, dikutip Kamis, 8 Januari 2026. (sam/fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
SMK di Sultra Disiapkan Jadi Pemasok Pangan Program MBG
• 32 menit lalutvrinews.com
thumb
BMS Year End Celebration 2025 Jadi Wadah Kreativitas di Luar Pelajaran Kelas
• 16 jam lalumedcom.id
thumb
PSG vs Marseille, Menang Adu Penalti, Les Parisien Pertahankan Gelar Trophee des Champions
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Menaker: Lulusan BLK bisa ikuti program Perluasan Kesempatan Kerja
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Sebut Sempat Kecanduan Narkoba, Ammar Zoni Tegas Akui Ingin Tobat: Saya Sudah Berjanji
• 22 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.