Kemenhaj susun Kloter penempatan jamaah di Tanah Suci

antaranews.com
1 hari lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Haji dan Umrah RI menyatakan agenda utama persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi yang kini memasuki tahap krusial, salah satunya penyusunan kelompok terbang (kloter) jamaah calon haji.

“Agenda utama kita yang mendekat sekarang ini adalah penyusunan kloter. Dan Kloter ini tentu karena kita memberangkatkan 203.000 orang untuk yang reguler dan 18.000 yang khusus, tentu harus disusun kloter,” ujar Menteri Haji dan Umrah Mohammad Irfan Yusuf di Jakarta, Kamis.

Irfan Yusuf menjelaskan penyusunan Kloter ini meliputi penempatan hotel di Makkah dan Madinah, termasuk pembagian Kloter dan ketua kelompoknya.

Selain itu, pelaksanaan manasik haji terus dipersiapkan secara bertahap agar jamaah dalam kondisi siap untuk melaksanakan ibadah haji, baik secara mental, fisik, hingga fikih.

“Kemudian verifikasi dokumen dan data jamaah sudah sedang berjalan. Kemudian pemvisaan dan sinkronisasi data kalau nanti verifikasi dokumen sudah siap, tentu akan dimulai proses pemvisaan,” katanya.

Baca juga: Menhaj sebut pelunasan haji reguler capai 95,42 persen

Menurutnya, pemerintah juga menyiapkan berbagai skema layanan guna mengantisipasi kepadatan jamaah, termasuk penerapan skema murur dan tanazul bagi jamaah lanjut usia (Lansia).

“Salah satu penyebab kepadatan pada tahun sebelumnya adalah pergerakan jamaah secara bersamaan dari Arafah ke Muzdalifah, dan Mina. Karena itu kita upayakan pengaturan melalui murur dan tanazul agar pelaksanaan haji tidak terlalu crowded,” ujarnya.

Selain aspek teknis layanan, Kementerian Haji dan Umrah juga telah melakukan pemetaan dan mitigasi risiko sejak dini.

Langkah tersebut mencakup antisipasi terhadap kemungkinan perubahan kebijakan Pemerintah Arab Saudi, kondisi cuaca ekstrem akibat suhu panas, serta risiko kesehatan jamaah.

“Semua risiko itu sudah kita siapkan langkah mitigasinya sejak awal,” kata Irfan.

Baca juga: Kemenhaj pastikan persiapan haji di Saudi capai progres signifikan

Baca juga: Garuda Indonesia siapkan 15 armada untuk terbangkan 102.502 calhaj

Ia juga menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM), pengawasan, dan kelembagaan dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Seiring dengan persiapan layanan, pemerintah juga tengah melakukan proses pergeseran dan penataan petugas haji.

“Di hari-hari ini, selain menyiapkan layanan haji, kita juga melakukan penguatan dan penataan SDM petugas haji agar penyelenggaraan berjalan optimal,” kata Irfan Yusuf.

Baca juga: Anggota DPR usul Kemenhaj bentuk tim verifikasi soal haji khusus


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Parpol: Perpanjangan Masa Tugas Dewan Harus Berlaku, Sisa Tunggu Regulasi
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Jelang Hadapi PSPS Pekanbaru, Sumsel United Fokus Benahi Attacking
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Intip Besaran Bonus Pelatih dan Atlet SEA Games yang Baru Cair
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Perkuat Keamanan Siber, OJK Luncurkan Aturan Penyelenggaraan Teknologi BPR dan BPR Syariah
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Penjelasan Panglima TNI soal Kenaikan Pangkat Lifter Rizki Juniansyah dari Letda jadi Kapten
• 2 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.