FAJAR, MAKASSAR — Summarecon Mutiara Makassar (SMM) terus menunjukkan perkembangan signifikan sejak pertama kali diluncurkan pada November 2018.
Kawasan yang dikembangkan di atas lahan seluas 500 hektare itu kini bertransformasi menjadi kota mandiri yang mengintegrasikan hunian, pendidikan, bisnis, gaya hidup, hingga hiburan.
Berbagai fasilitas pendukung telah hadir di kawasan tersebut, mulai dari sekolah, pasar, convention centre, area kuliner, hingga ruang terbuka hijau. Pengembangan ini memperkuat konsep township yang diusung SMM di Kota Makassar.
Head of Marketing Summarecon Mutiara Makassar, Rustam Effendy Salim, mengatakan hingga saat ini terdapat enam klaster hunian yang telah dipasarkan.
Klaster hunian tersebut meliputi Jade Residence, Beryl Residence, Crystal Residence, Topaz Residence, The Morizen, dan Onyx Residence.
Beragam desain serta konsep hunian ditawarkan untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat Makassar.
Selain sektor hunian, SMM juga mengembangkan properti komersial berupa Ruko Graha Boulevard dan Ruko Bizpark. Ruko Graha Boulevard hadir sebagai bangunan dua lantai berdesain semi-industrial yang berada di kawasan Central Business District (CBD) Summarecon Mutiara Makassar.
Sementara itu, Ruko Bizpark mengusung desain modern tiga lantai dan berlokasi di pintu masuk utama kawasan SMM, sehingga menjadi salah satu titik strategis aktivitas bisnis.
Pengembangan kawasan SMM juga memperhatikan aspek lingkungan. Salah satunya melalui penyediaan ruang terbuka hijau seperti De Festive, yang ditanami sekitar 5.000 pohon terdiri dari pohon buah dan pohon peneduh.
Public Relations Summarecon Property, Citra Sanudi, menambahkan bahwa di kawasan tersebut juga terdapat Pasar Mandiri yang dikelola secara profesional oleh Town Management.
“Pasar tradisional ini dinilai menjadi percontohan di Kota Makassar karena kebersihan, fasilitas yang memadai, serta penerapan berbagai metode pembayaran,” jelasnya.
Pada 2025, SMM semakin melengkapi fasilitas kawasan dengan menghadirkan Plataran Makassar Venues and Dining serta Summarecon Mutiara Makassar Convention Center (SMMCC) yang disebut sebagai pusat konvensi terbesar di Indonesia Timur. Selain itu, Gedung SDI Al Azhar 68 SMM telah resmi beroperasi sejak awal 2025.
Menjelang 2026, SMM kembali memperkenalkan hunian Rinoka bergaya klasik Perancis hasil kolaborasi dengan Sumitomo Forestry Indonesia.
Sementara proyek Summarecon Mall Makassar ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 dan dibangun dengan mengusung standar green building.




