Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengunjungi SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara (Jakut) dalam rangka satu tahun berjalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak diluncurkan pada 15 Agustus 2025.
SDN 01 Kalibaru sempat menjadi sorotan pada 11 Desember 2025 karena insiden tragis, di mana mobil pengangkut MBG menerobos masuk ke halaman sekolah dan menabrak siswa serta guru yang sedang beraktivitas literasi di lapangan. Peristiwa itu menyebabkan puluhan korban luka dan memicu penyelidikan serta penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sementara.
Advertisement
Dadan mengatakan, kejadian tersebut menjadi alasannya mengunjungi SDN 01 Kalibaru. Dia bertemu langsung dengan guru dan sejumlah murid korban tabrakan yang sudah kembali masuk sekolah.
“Salah satu motivasi saya datang ke SD ini adalah untuk sekaligus bertemu dengan mereka yang menjadi korban termasuk bapak gurunya. Bapak gurunya harusnya masih istirahat tapi karena 2 minggu di rumah bosan dan dia lebih senang ada di tengah-tengah siswa jadi motivasinya luar biasa,” kata Dadan.
Menurutnya, dari total 22 korban, 20 orang sudah kembali ke sekolah. Sementara dua siswa lainnya masih dalam perawatan.
“Masih ada dua orang yang masih harus rawat jalan dan hari ini tidak sekolah dan kita berikan perhatian yang intensif, kita pantau setiap hari perkembangannya,” ucap dia.
Dadan memastikan, BGN dan pihak terkait terus melakukan upaya pendampingan dan memenuhi segala hak siswa-siswa yang menjadi korban. Terutama, pada siswa yang masih mengalami trauma karena kejadian tersebut.
“Jadi kalau anda lihat lapangan ini kan tadinya tidak warna biru ya tapi setelah kejadian langsung diberikan warna biru, menghilangkan trauma dan tim kami terutama dari kepolisian masih mendampingi mereka yang mengalami kejadian untuk menghilangkan trauma,” jelas Dadan.




