Kabupaten Bogor (ANTARA) - Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatukan persepsi dalam penyusunan anggaran daerah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat dalam rapat koordinasi bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Bogor di Cibinong, Kamis.
Rapat koordinasi tersebut sebagai bagian dari konsolidasi internal pemerintah daerah dalam menghadapi dinamika pembangunan serta tantangan pengelolaan keuangan daerah ke depan.
Rudy saat memimpin rapat, menegaskan bahwa setiap keputusan dalam proses penganggaran merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik secara moral maupun administratif, sehingga seluruh program wajib menjawab kebutuhan riil masyarakat.
“Anggaran daerah bukan sekadar angka, tetapi instrumen untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Setiap kebijakan yang kita ambil harus berorientasi pada kepentingan publik,” kata Rudy.
Ia menekankan pentingnya kesamaan persepsi dan soliditas antarperangkat daerah agar alokasi anggaran dapat berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran sesuai arah pembangunan Kabupaten Bogor.
Menurut Rudy, sinergi dan kolaborasi TAPD menjadi kunci agar perencanaan dan penganggaran daerah mampu mendorong percepatan pembangunan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor berupaya memastikan seluruh proses perencanaan dan penganggaran dilaksanakan secara transparan, akuntabel, serta berlandaskan prinsip kehati-hatian.
Rudy berharap setiap rupiah anggaran daerah dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor.
Baca juga: DPRD Kota Bogor komitmen perjuangkan penguatan PAUD
Baca juga: Pemkab Bogor siapkan lahan 1 hektare untuk rusun Paspampres
Baca juga: DPRD Bogor: BUMD perlu tingkatkan kinerja dan manfaat ekonomi daerah
Rapat koordinasi tersebut sebagai bagian dari konsolidasi internal pemerintah daerah dalam menghadapi dinamika pembangunan serta tantangan pengelolaan keuangan daerah ke depan.
Rudy saat memimpin rapat, menegaskan bahwa setiap keputusan dalam proses penganggaran merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik secara moral maupun administratif, sehingga seluruh program wajib menjawab kebutuhan riil masyarakat.
“Anggaran daerah bukan sekadar angka, tetapi instrumen untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Setiap kebijakan yang kita ambil harus berorientasi pada kepentingan publik,” kata Rudy.
Ia menekankan pentingnya kesamaan persepsi dan soliditas antarperangkat daerah agar alokasi anggaran dapat berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran sesuai arah pembangunan Kabupaten Bogor.
Menurut Rudy, sinergi dan kolaborasi TAPD menjadi kunci agar perencanaan dan penganggaran daerah mampu mendorong percepatan pembangunan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor berupaya memastikan seluruh proses perencanaan dan penganggaran dilaksanakan secara transparan, akuntabel, serta berlandaskan prinsip kehati-hatian.
Rudy berharap setiap rupiah anggaran daerah dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor.
Baca juga: DPRD Kota Bogor komitmen perjuangkan penguatan PAUD
Baca juga: Pemkab Bogor siapkan lahan 1 hektare untuk rusun Paspampres
Baca juga: DPRD Bogor: BUMD perlu tingkatkan kinerja dan manfaat ekonomi daerah




