Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bonus yang diberikan negara kepada atlet berprestasi bukanlah upah atas kemenangan, melainkan bentuk penghargaan atas pengorbanan dan dedikasi mereka dalam menjaga kehormatan bangsa Indonesia di kancah internasional.
Menurut Presiden Prabowo, untuk mencapai prestasi tertinggi, para atlet telah mengorbankan waktu, tenaga, dan kenyamanan hidup yang seharusnya bisa dinikmati pada usia muda. Sehingga, negara merasa berkewajiban memberikan penghargaan yang layak.
“Ini bukan soal membayar upah. Ini penghargaan atas keringat, jerih payah, dan pengorbanan saudara-saudara demi kehormatan bangsa,” ujar Presiden Prabowo saat menerima kontingen SEA Games 2025 di Istana Negara, Kamis, 8 Januari 2026.
Ia menjelaskan bonus tersebut dimaksudkan sebagai tabungan masa depan bagi para atlet, agar mereka memiliki bekal kehidupan setelah masa aktif bertanding berakhir.
Baca Juga: Menpora Ungkap Rincian Bonus Atlet SEA Games 2025
Presiden Prabowo juga mengingatkan agar penghargaan itu digunakan secara bijak untuk hal-hal yang positif.
“Dipakai untuk masa depan, untuk keluarga, untuk hal-hal yang baik,” kata Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo menilai pemberian bonus juga merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin kesejahteraan atlet, sekaligus sebagai pesan perjuangan di bidang olahraga dihargai setara dengan pengabdian di sektor lain.
Presiden juga turut mengapresiasi para pembina dan pengurus cabang olahraga yang dinilai berperan besar dalam mencetak prestasi.
Menurutnya, tanpa pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan, menurutnya, prestasi tidak mungkin diraih.
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga menyinggung sejumlah atlet yang mendapat penghargaan tambahan berupa kenaikan pangkat sebagai bentuk apresiasi institusional atas prestasi luar biasa yang mereka capai.
Ia menegaskan, pemerintah akan terus mendorong kebijakan yang berpihak pada atlet, baik dalam bentuk pembinaan, kesejahteraan, maupun jaminan masa depan setelah pensiun dari dunia olahraga.
“Negara menghargai putra-putrinya yang berjuang untuk kehormatan bangsa,” ujar Presiden Prabowo.
Sebelumnya, Indonesia menutup SEA Games 2025 dengan torehan 91 medali emas, 112 perak, dan 130 perunggu, atau total 333 medali.
Hasil tersebut menempatkan Indonesia di peringkat kedua klasemen akhir sekaligus menjadi pencapaian terbaik dalam 30 tahun terakhir, serta prestasi tertinggi yang diraih saat tampil di luar status tuan rumah.
Editor: Redaktur TVRINews



