Mengenal Komponen Motor Starter Kendaraan: Fungsi Dan Komponennya

medcom.id
22 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Motor starter merupakan salah satu komponen vital dalam sistem kendaraan yang berfungsi memberikan putaran awal pada mesin agar dapat menyala dan beroperasi. Komponen ini bekerja dengan memicu flywheel untuk berputar sehingga mesin dapat memulai siklus pembakaran.
 
Pada kendaraan modern, baik roda dua maupun roda empat, motor starter menjadi sistem utama penggerak awal mesin. Tanpa komponen ini mesin tidak akan mampu melakukan proses pembakaran secara mandiri, seperti dikutip dari situs resmi Suzuki.
 
Sistem starter bekerja dengan mengubah energi listrik dari aki menjadi energi mekanik. Energi tersebut kemudian digunakan untuk memutar poros engkol mesin melalui flywheel hingga mesin hidup dan bekerja secara normal.

Karena perannya yang sangat penting, gangguan pada motor starter dapat menyebabkan kendaraan sulit atau bahkan tidak dapat dihidupkan. Oleh sebab itu, pemahaman terhadap komponen motor starter menjadi hal penting bagi pemilik kendaraan. Baca Juga:
3 Daerah yang Masih Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Awal 2026
Secara umum, terdapat tiga jenis motor starter yang banyak digunakan, yaitu tipe konvensional, tipe reduksi, dan tipe planetary. Masing-masing memiliki karakteristik tenaga dan efisiensi yang berbeda sesuai kebutuhan kendaraan. Komponen Motor Starter dan Fungsinya Sistem motor starter terdiri dari berbagai komponen yang saling terhubung dan bekerja secara bersamaan untuk menghidupkan mesin kendaraan. Berikut adalah komponen utama pada motor starter beserta fungsinya: 1. Solenoid Starter Solenoid starter bekerja dengan memanfaatkan gaya elektromagnetik yang dihasilkan di dalam kumparan. Saat arus listrik mengalir, medan magnet terbentuk dan mendorong drive pinion agar menyatu dengan flywheel. Komponen ini juga berfungsi menyalurkan tegangan ke motor utama. 2. Solenoid Plunger Solenoid plunger berfungsi sebagai penghubung gerakan dari pull in coil menuju drive lever. Komponen ini dikenal sebagai batang penghubung yang meneruskan dorongan elektromagnetik. 3. Solenoid Caps Solenoid caps merupakan penutup solenoid yang berfungsi menghubungkan arus listrik antara aktuator starter dan sistem kelistrikan kendaraan. Di dalamnya terdapat tiga terminal utama: Terminal C, Terminal 30, dan Terminal 50. Baca Juga:
GAC Raih Sertifikasi Keamanan Data Kendaraan, Apa Manfaatnya? 4. Commutator Commutator berfungsi mengalirkan arus listrik dari brushes ke gulungan armature. Komponen ini juga mencegah terjadinya hubungan pendek karena terhubung dengan kutub positif dan negatif. 5. Field Coil Field coil berfungsi menciptakan medan magnet yang diperlukan untuk menghasilkan tenaga putar. Komponen ini terbuat dari tembaga dan bekerja bersama armature dalam menghasilkan energi mekanik. 6. Drive Lever Drive lever berfungsi mendorong roda pinion agar dapat terhubung dengan flywheel. Cara kerjanya menggunakan prinsip tuas untuk menggerakkan pinion ke arah roda gila. 7. Armature Armature atau gulungan jangkar berfungsi mengubah energi listrik menjadi energi mekanik melalui gerakan rotasi. Komponen ini menjadi sumber utama tenaga putar pada motor starter. 8. Brushes Brushes berfungsi menghantarkan arus listrik dari terminal menuju commutator dan armature coil. Jika komponen ini aus, proses starter akan terganggu. Baca Juga:
Jadwal Isi Angin di Ban Motor, Jangan Tunggu Bulanan! 9. Drive Pinion Gear Drive pinion gear berfungsi menghubungkan putaran dari motor starter ke flywheel sehingga poros engkol mesin dapat berputar. 10. Drive Pinion Clutch Drive pinion clutch atau kopling starter berfungsi menghubungkan dan memutus putaran motor starter dengan flywheel. 11. Magnetic Switch Magnetic switch berperan sebagai pengontrol utama arus listrik dan pengatur pergerakan gigi pinion. 12. Yoke dan Pole Yoke berfungsi sebagai pengikat inti pole, sedangkan pole berfungsi memperkuat daya magnet pada motor starter. 13. Overrunning Clutch Overrunning clutch bertugas menyalurkan putaran dari motor starter ke flywheel sekaligus menarik kembali pinion gear saat mesin sudah hidup. 14. Motor Housing Motor housing berfungsi sebagai pelindung seluruh komponen motor starter agar tetap aman dari debu, air, dan benturan.
 
Dengan memahami fungsi setiap komponen motor starter, pemilik kendaraan diharapkan dapat lebih peduli terhadap perawatan sistem starter demi menjaga performa dan keandalan kendaraan dalam penggunaan sehari-hari.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bukan Virus Baru, Menkes Sebut Superflu Sudah Ada Puluhan Tahun
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Dukung Pertumbuhan Ekonomi, Bank Woori Saudara (SDRA) Tingkatkan Kredit Korporasi
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Tak Main-main, Arya Saloka Ambil Risiko Besar di Series Algojo Tanpa Stuntman
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Prediksi 5 Warna Rambut yang Akan Hits di Tahun 2026
• 19 jam lalubeautynesia.id
thumb
Noel Gallagher Jawab Isu Oasis Isi Soundtrack Film James Bond
• 4 jam laluinsertlive.com
Berhasil disimpan.