Fabio Asher Hadirkan Warna Baru di Lagu Legendaris Karya Tohpati

kumparan.com
21 jam lalu
Cover Berita

Penyanyi bersuara khas Fabio Asher mendapatkan kesempatan istimewa dalam perjalanan karier musiknya. Ia dipercaya berkolaborasi dengan maestro musik Indonesia, Tohpati, dalam proyek remake single legendaris karya sang gitaris.

Kolaborasi tersebut bermula ketika Fabio dihubungi oleh tim Wecord Evermore Indonesia. Tawaran itu langsung ia sambut tanpa ragu.

“Awalnya Mas Perry dan Mas Iman dari WECORD menghubungi saya dan menginformasikan kalau Mas Tohpati sedang mengerjakan proyek remake beberapa lagu hitsnya. Tanpa pikir panjang, saya langsung mengiyakan kesempatan emas untuk bekerja dengan salah satu maestro musik Indonesia,” ujar Fabio Asher.

Dalam versi terbaru ini, Fabio menghadirkan sentuhan personal melalui karakter vokalnya. Ia mencoba memberikan warna baru tanpa menghilangkan rasa familiar dari lagu orisinalnya.

“Di versi remake ini, saya membawakannya dengan gaya vokal saya yang mungkin sedikit lebih ballad dibandingkan versi Teh Reza, ditambah sentuhan produksi yang lebih modern dari Mas Tohpati. Jadi lagunya tetap terasa familiar, tapi dengan pengalaman mendengar yang lebih fresh,” jelasnya.

Dari sisi aransemen, Fabio menilai versi terbaru ini terdengar lebih megah dan kekinian. Kehadiran Budapest Orchestra turut memperkuat nuansa emosional, meski struktur utama lagu tetap dipertahankan agar pendengar bisa bernostalgia.

“Menurut saya, aransemen versi terbaru ini terasa lebih megah dan modern, apalagi dengan iringan Budapest Orchestra. Tapi Mas Tohpati juga tidak mengubah struktur besar lagunya, supaya orang tetap bisa bernostalgia dengan lagu ini,” ungkap Fabio.

Menggarap ulang sebuah lagu legendaris tentu menghadirkan tantangan tersendiri. Fabio mengaku harus ekstra hati-hati agar esensi lagu tetap terjaga.

“Tantangannya adalah bagaimana menjaga roh dari versi orisinal lagu ini, karena itulah yang membuat lagu ini dicintai banyak orang. Lagu ini sudah punya tempat spesial di hati pendengar, jadi saya harus sangat berhati-hati agar saat menyanyikannya tidak menghilangkan esensinya,” tuturnya.

Lewat kolaborasi ini, Fabio Asher berharap single remake tersebut mampu menjembatani lintas generasi pendengar.

“Harapan saya, single remake ini bisa menjadi jembatan antara generasi. Pendengar lama tetap bisa merasakan nostalgia dan emosi yang sama, sementara pendengar baru bisa mengenal dan jatuh cinta pada lagunya. Yang paling penting, semoga lagu ini kembali hidup dan punya makna baru bagi siapa pun yang mendengarkannya,” pungkas Fabio Asher.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kasus Blake Lively vs Justin Baldoni Terus Bergulir, Sidang Pertama Dijadwalkan 22 Januari
• 22 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Lirik Lagu Seperti Mati Lampu Versi Korea yang Viral di TikTok
• 18 jam laluinsertlive.com
thumb
Cara Mudah Jelajahi Hidden Gem di Kampung Batik Kauman Solo
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Jawaban Maskapai soal Pramugari Batik Air Gadungan
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
5 Perubahan Drastis Jule usai Cerai dari Na Daehoon, Lepas Hijab hingga Pakai Tanktop
• 12 jam laluinsertlive.com
Berhasil disimpan.