Menkes Apresiasi Ketangguhan Relawan Muhammadiyah, Jadi Contoh Penanganan Bencana Nasional

pantau.com
21 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memberikan apresiasi atas kontribusi relawan Muhammadiyah dalam penanganan kebencanaan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di wilayah Sumatra.

Dalam sambutannya pada acara Launching Kedokteran & Profesi Dokter Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma), yang dikutip di Jakarta pada Kamis, Menkes menyampaikan kesannya setelah melihat langsung aksi relawan Muhammadiyah di lokasi bencana.

"Teman-teman Muhammadiyah ini berbeda. Ketika saya melihat relawan Muhammadiyah di kawasan bencana, mereka sangat tangguh, mandiri, dan memiliki standar kerja yang tinggi," ungkapnya.

EMT Muhammadiyah Diakui WHO, Jadi Modal Penguatan Penanganan Bencana

Menkes menyebut bahwa karakter dan kapasitas relawan Muhammadiyah membedakan mereka dari relawan lainnya.

Ia menekankan bahwa Muhammadiyah telah memiliki standar kerja kerelawanan berkelas internasional, yang dibuktikan dengan verifikasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terhadap Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah.

Capaian tersebut disebut sebagai keunggulan tersendiri dan menjadi modal penting untuk memperkuat sistem penanganan bencana nasional di masa depan.

"Muhammadiyah tidak banyak bicara, tetapi banyak bergerak. Progres Muhammadiyah di dunia kerelawanan sangat luar biasa, dan saya berharap hal ini dapat menular ke seluruh lembaga relawan di Indonesia," ujarnya.

Ia juga berharap etos kerja dan profesionalisme relawan Muhammadiyah bisa menjadi inspirasi bagi lembaga-lembaga relawan lainnya di Indonesia, agar penanganan bencana menjadi lebih profesional, terukur, dan berkelanjutan.

Muhammadiyah Aktif dalam Respons Bencana di Sumatra

Sebelumnya, Muhammadiyah menunjukkan peran aktif dalam penguatan solidaritas dan ukhuwah kebangsaan melalui gerakan nasional pengumpulan bantuan bagi penyintas bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Pada tahap awal, respons dilakukan oleh Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), bekerja sama dengan Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU).

Tim MDMC langsung melakukan asesmen awal untuk memetakan lokasi terdampak dan mengidentifikasi kebutuhan para penyintas.

Selain itu, Muhammadiyah juga mengerahkan tim relawan kesehatan yang tergabung dalam Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah ke lokasi terdampak bencana.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tradisi Penangkapan Ikan Musim Dingin di Danau Chagan Tetap Hidup di Tengah Suhu Ekstrem
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Dinilai Transparan, BAZNAS Dipilih KPK untuk Salurkan Bantuan Bencana di Sumatra
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
Jepang Lega, Larangan Ekspor China Tak Seburuk Prediksi Investor
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Uji materi KUHP dan KUHAP baru mulai bergulir di MK
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Kritik Pedas Ryaas Rasyid: Jakarta yang Obral Izin, Daerah yang Dapat Banjirnya
• 21 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.