REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail menanggapi instruksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang meminta kepala daerah hingga tingkat camat dan kepala desa agar mempublikasikan anggaran melalui media sosial (medsos).
Jeje mengatakan, Pemkab Bandung Barat mendukung penuh kebijakan tersebut. Bahkan menurutnya, jauh sebelum Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi diterbitkan, pihaknya sudah membuka informasi seputar anggaran di media sosial secara transparan.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
"Transparansi anggaran sudah kami lakukan sejak beberapa bulan lalu. Laporan pemasukan dan pengeluaran anggaran sudah kami publikasikan melalui media sosial, bahkan sebelum edaran itu diterbitkan," kata Jeje di Pemkab Bandung Barat, Kamis (8/1/2026).
Menurut Jeje, kebijakan menginformasikan secara terbuka kepada masyarakat anggaran melalui media sosial sangat positif sebagai bentuk transpatansi pemerintah. Sehingga ke depan Pemkab Bandung Barat akan menginstruksikan hal serupa di setiap kecamatan hingga pemerintah desa di Kabupaten Bandung Barat. "Nanti ke seluruh desa juga akan dilakukan hal yang sama," ucapnya.
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}
Jeje menegaskan bakal melakukan audit dana desa di seluruh Bandung Barat. Ia juga mengingatkan anggaran yang dikelola di tingkat kabupaten hingga desa agar digunakan untuk kepentingan pembangunan yang berdampak positif terhadap masyarakat. "Tentunya semua akan diperiksa. Inspektorat akan kami perintahkan untuk melakukan audit," katanya.


