Dituding Menipu Bisa Masukan Calon Polisi, Aldy Fairuz Digugat Rp5 Miliar

cumicumi.com
1 hari lalu
Cover Berita
































Nama Adly Fairuz mendadak menjadi perbincangan usai dituding melakukan dugaan penipuan dan penggelapan dana. Adly disebut menipu calon anggota polisi dengan menjanjikan masuk akademi polisi (akpol) dengan bayaran berjumlah fantastis.

Melansir berbagai sumber, kasus ini bermula dari laporan seorang laki-laki bernama Abdul Hadi yang sempat memercayakan proses masuk Akpol anaknya kepada perantara Agung Wahyono. Dari Agung diketahui Adly Fairuz adalah sosok yang menjamin kelulusan Akpol tersebut. Sayangnya, anak dari Abdul Hadi itu terus mengalami kegagalan hingga tiga kali.

"Awalnya bilangnya itu telah diserahkan ke Jenderal Ahmad dan ternyata Ahmad itu merupakan nama lengkap dari Adly Ahmad Fairuz, intinya Adly menjanjikan hingga dua kali namun gagal, sementara janji yang ketiga kalinya itu usia korban sudah tak memenuhi syarat lagi di Akpol," kata Farly Lumpopa.

Diketahui Abdul Hadi sempat memberi uang kepada Aldy Fairuz sebagai pelincin untuk membantu anaknya masuk akpol. Sayangnya, meski anaknya gagal, namun sang aktor telah menerima uang hingga Rp3,65 miliar. Tak ayal, Abdul Hadi pun meminta uangnya dikembalikan oleh Aldy Fairuz, sayangnya mantan suami Angbeen ini baru satu kali mengembalikan uang senilai Rp500 juta.

"Dalam kesepakatannya itu kan mencicil Rp 500 juta setiap bulan dimulai dari awal tahun 2025 sampai September 2025 hingga lunas, namun Adly hanya mencicil sebesar Rp 500 juta aja, tidak sesuai kesepakatan, dia ingkar janji dan melakukan wanprestasi," paparnya.

Oleh karena itu, Abdul Hadi ingin membawa kasus ini ke ranah hukum. Aldy Fairuz digugat senilai Rp5 miliar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (ND)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
374.839 Pohon Ditanam PNM, Jejak Nyata Hijaukan Negeri di Hari Gerakan Satu Juta Pohon
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Pengamat: Polri di Bawah Presiden Sudah Ideal, Perlu Diperkuat Pengawasan Kultural
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Pemerintah Targetkan Finalisasi Perjanjian Dagang dengan AS pada Januari 2026, Prioritaskan Ekspor Unggulan Indonesia
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Pilkada Melalui DPRD Disebut Keliru dan Ingin Melemahkan Kepala Daerah
• 15 jam lalugenpi.co
thumb
Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Cederai Reformasi 1998
• 15 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.