Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI, Prabowo Subianto, mengaku terharu terhadap salah satu perjuangan atlet berkuda atau equestrian Tim Eventing yakni Riko Ganda Febriyanto.
Hal ini disampaikan oleh Prabowo dalam sambutannya saat penyerahan bonus terhadap kontingen Indonesia pada kejuaraan Sea Games Thailand 2025, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).
“Di sini ada atlet kuda? Ada gak di sini? Hadir nggak? Yang Eventing ada? Ini Eventing kalau tidak salah dari tentara berapa orang? Tiga orang?” ujar Prabowo.
Tim Eventing tersebut terdiri atas Welda Agapindo, Riko Ganda Febryyanto, Jamhur Hatta, dan Steven Menayang.
Akan tetapi hanya Steven Menayang yang bukan merupakan anggota TNI. Sementara tiga lainnya adalah anggota Prajurit TNI Angkatan Darat.
Kemudian, Prabowo minta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto agar menaikkan pangkat ketiga Prajurit TNI tersebut.
“Panglima TNI sudah naik pangkat mereka jadi perwira? Atlet itu naik pangkat,” tuturnya.
Kemudian, Prabowo mengungkap fakta di balik Tim Eventing, yakni Riko yang mengalami patah tulang (fraktur) bagian rusuk sebelum perhelatan.
“Salah satu yang ingin saya tandai itu berkuda, yang sangat berbahaya dan sangat berat dari semua cabang naik kuda,” ungkap dia.
“Saya dapat laporan bahwa salah satu atlet itu (Riko) beberapa hari sebelumnya baru kecelakaan kena tendangan kuda, rusuknya fraktur, jadi dia bertanding dengan memegang apa itu tulang rusuknya,” sambung dia.
Prabowo mengatakan Riko tidak mau menyerah, dia tetap bertanding hingga menyelesaikan pertandingan meskipun setelah itu mengalami pingsan.
“Tidak mau menyerah masuk finish, setelah masuk finish langsung pingsan. Saya kira ini adalah semangat yang patut kita hargai. Saya terima kasih Panglima TNI, langsung disekolahkan untuk jadi perwira,” tandas dia.
Sebagai informasi, pada perhelatan Sea Games Thailand 2025, kontingen Indonesia secara total mendapatkan 333 medali. Torehan itu terdiri 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu. (agr/dpi)



