Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons soal rencana pemberian diskon tarif listrik di wilayah bencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Purbaya mengaku belum mengetahui secara langsung rencana tersebut.
“Belum sampai ke saya. Itu nanti mungkin PLN yang akan sampaikan ke saya. Tapi sampai sekarang belum,” kata Purbaya usai konferensi pers APBN KiTA Edisi Januari 2026 di Jakarta, Kamis (8/1).
Namun, Purbaya memastikan kesiapan anggaran sudah ada jika dibutuhkan untuk subsidi diskon listrik tersebut. Namun, Purbaya juga mempertanyakan efektivitas dari diskon listrik untuk daerah bencana tersebut karena belum sepenuhnya pulih.
“Mereka belum ada kegiatan produksi, kan nggak punya tempat,” ujar Purbaya.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebelumnya menyatakan tengah mengkaji pemberian diskon tarif listrik bagi masyarakat di wilayah bencana Sumatera dan Aceh. Wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh mengalami bencana alam berupa banjir dan tanah longsor pada akhir November 2025.
Rencana ini berawal dari adanya surat permohonan diskon listrik dari beberapa kepala daerah yang wilayahnya terdampak bencana.
“Prinsipnya Kementerian ESDM akan memberikan diskon, tapi kami sedang menghitung (akan diberikan) berapa bulan dan jumlah biayanya,” kata Bahlil dalam konferensi pers di Kementerian ESDM, Kamis (8/1).
Bahlil berencana melaporkan hal ini kepada Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya telah memerintahkan jajaran kabinetnya untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.




