Tok! Indonesia Resmi Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026

viva.co.id
23 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Indonesia resmi menjadi Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Keputusan ini ditetapkan secara resmi pada Pertemuan Dewan HAM PBB tanggal 8 Januari 2026, bertepatan dengan pelaksanaan organizational meeting Dewan HAM PBB pertama pada tahun 2026 di Jenewa. 

Baca Juga :
Trump Perintahkan AS 'Sign Out' dari 66 Organisasi Internasional
Venezuela Minta DK PBB Desak AS Bebaskan Maduro dan Ibu Negara

"Proses penetapan tersebut merupakan hasil dari kerja diplomasi yang terkoordinasi dan berkelanjutan dari berbagai pihak di bawah koordinasi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia," demikian keterangan dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Kamis, 8 Januari 2026.

Berdasarkan arahan pimpinan tertinggi, selain mengoordinasikan seluruh Perwakilan RI di luar negeri, Kementerian Luar Negeri RI juga secara aktif melakukan pendekatan diplomatik dengan berbagai Perwakilan negara sahabat di Jakarta.

Dalam kerangka koordinasi dimaksud, Perutusan Tetap Republik Indonesia di Jenewa menjalankan peran utama sebagai garda terdepan Indonesia di Dewan HAM PBB, dengan dukungan Perutusan Tetap Republik Indonesia di New York serta kontribusi perwakilan RI lainnya. 

"Seluruh upaya tersebut dilaksanakan secara terpadu melalui komunikasi dan pendekatan diplomatik yang terstruktur, konsisten, dan selaras dengan praktik diplomasi Indonesia di forum multilateral," sambung keterangan Kemlu. 

Jabatan Presiden Dewan HAM PBB akan diemban oleh Wakil Tetap Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa, Duta Besar Sidharto Reza Suryodipuro. 

Sebelum menjabat sebagai Wakil Tetap RI di Jenewa, beliau juga telah mengemban berbagai posisi strategis, termasuk sebagai Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN serta Duta Besar Republik Indonesia untuk India dan Bhutan.

Dalam kapasitas sebagai Presiden Dewan HAM PBB, Indonesia akan memimpin seluruh sidang dan proses Dewan HAM PBB sepanjang tahun 2026 secara objektif, inklusif, dan berimbang, sesuai dengan programme of work tahunan Dewan HAM PBB serta isu-isu hak asasi manusia yang menjadi perhatian bersama.

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia secara khusus menyampaikan bahwa Indonesia berkomitmen menjalankan presidensi Dewan HAM PBB secara imparsial, objektif, dan transparan. 

Presidensi Indonesia akan mengedepankan pembangunan kepercayaan, penguatan dialog lintas kawasan, serta keterlibatan konstruktif seluruh pemangku kepentingan.

Kepemimpinan Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB dirangkum dalam tema “A Presidency for All”, yang menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat konsensus, meningkatkan efektivitas kerja Dewan, serta menjaga kredibilitas Dewan HAM PBB dalam sistem multilateral.

Baca Juga :
Menteri Pigai Sebut RI Jadi Presiden Dewan HAM PBB Akan Tangani Masalah Venezuela
Menkeu Purbaya soal Presiden Venezuela Ditangkap AS: Hukum Dunia Agak Aneh, PBB Lemah
Begini Reaksi PBB Usai Trump Tangkap Presiden Venezuela

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Lifter Rizki Juniansyah Kaget Diganjar Prabowo Kenaikan Pangkat di TNI
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Duta Besar Jerman Tinjau Langsung Proyek SRRL di Surabaya, BTP Pastikan Sesuai Jadwal
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
MNC Energy (IATA) Produksi Batu Bara 3,38 Juta Ton Sepanjang 2025
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Singles Inferno 5 Rilis Poster Perdana dan Trailer Baru Jelang Penayangan
• 15 jam lalubeautynesia.id
thumb
Profil Salshabilla Adriani, Artis Sekaligus Istri Ibrahim Risyad yang Dilarang Suami Jadi IRT, Begini Sepak Terjangnya
• 16 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.