GenPI.co - Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun membenahi jalur kereta api yang rusak seusai terjadi pencurian baut penambat rel tepatnya di KM 127 + 358 petak jalan Blitar–Rejotangan.
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan pihaknya melakukan perbaikan dan melengkapi kembali baut-baut penambat rel yang dicuri.
“Baut penambat rel adalah komponen vital. Kehilangannya dapat berdampak serius terhadap keselamatan perjalanan kereta api,” kata dia, Kamis (8/1).
Dia membeberkan pencurian baut penambat rel tersebut diketahui terjadi di KM 127 + 358 petak jalan Blitar–Rejotangan pada Rabu (7/1).
Semula petugas mendata ada kehilangan 13 buah baut penambat.
Namun, dari pelaku yang telah ditangkap mengakui melakukan pencurian di sedikitnya 5 titik berbeda.
Dengan total kehilangan mencapai 108 buah baut penambat rel.
Tohari mengungkapkan sejumlah baut penambat hilang berpotensi mengganggu stabilitas jalur rel dan membahayakan perjalanan kereta api.
Maka dari itu, pihaknya langsung menerjunkan petugas prasarana ke lokasi untuk mengamankan jalur.
Pihaknya juga melakukan pemeriksaan menyeluruh dan mengganti serta melengkapi kembali baut penambat yang hilang.
Dia menambahkan proses dilakukan sesuai standar keselamatan perkeretaapian sehingga jalur dinyatakan aman dan tetap laik operasi.(ant)
Simak video menarik berikut:



:strip_icc()/kly-media-production/medias/4973524/original/092892400_1729384978-IMG-20241020-WA0005.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5355485/original/050496700_1758339034-unnamed__1_.jpg)