Memasuki hari ke-14 sejak tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di Perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Tim SAR gabungan masih terus berjuang melakukan pencarian terhadap satu korban yang belum ditemukan. Tragedi yang terjadi pada 26 Desember 2025 lalu ini melibatkan empat orang warga negara Spanyol sebagai korban.
Hingga saat ini, tiga dari empat korban warga Spanyol tersebut telah berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Salah satu jenazah yang berhasil diidentifikasi adalah Martin Carreras, yang diketahui merupakan seorang pelatih di klub sepak bola ternama asal Spanyol, Valencia CF.
Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran secara intensif yang mencakup area permukaan laut, garis pantai, hingga pemantauan di bawah permukaan air. Operasi ini menghadapi tantangan besar karena medan perairan Labuan Bajo yang tidak menentu dan kondisi cuaca yang cukup berat.
Meskipun pencarian telah memasuki pekan kedua dan harapan kian menipis, negara melalui Basarnas menegaskan komitmennya untuk tetap hadir. Setiap hari, kapal SAR dikerahkan dari posko dengan harapan dapat membawa pulang satu nama terakhir yang masih hilang demi memberikan kepastian bagi pihak keluarga.
Baca juga: Pencarian Anak Pelatih Valencia Difokuskan di Wilayah Pesisir Pulau Komodo
Upaya keras dan koordinasi antarlembaga di Indonesia dalam menangani tragedi ini mendapatkan apresiasi tinggi dari pemerintah Spanyol. Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Bernardo de Sicart Escoda, menyampaikan penghargaan tersebut melalui surat resmi yang ditujukan kepada Badan SAR Nasional (Basarnas).
Pihak Kedutaan Spanyol mengapresiasi kerja sama yang solid serta dedikasi para petugas di lapangan yang terus bekerja melampaui batas fisik demi menjalankan tugas kemanusiaan ini.
Evaluasi Operasi SAR Hingga hari ke-14, operasi SAR terus dievaluasi secara berkala. Negara masih memilih hadir di tengah harapan yang kian menipis. Karena dalam tragedi KM Sakinah, yang telah ditemukan dan yang belum kembali masih menjadi tanggung jawab kemanusiaan.
Dari laut di Labuhan Bajo, satu nama dipanggil setiap hari. Selama pencarian belum dihentikan, selama itu pula harapan tetap dijaga.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467596/original/066034800_1767924043-photo-collage.png__11_.png)

