Tanpa Batas Waktu, Donald Trump Ogah Lepaskan Kendali atas Venezuela

wartaekonomi.co.id
20 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengawasi dan mengendalikan penjualan serta pendapatan minyak dari Venezuela.

Dilansir dari The New York Times, Jumat (9/1) Trump mengatakan pihaknya tak akan melepaskan kendali atas Venezuela. Pengawasan menurutnya tidak akan memiliki batas waktu, bahkan bisa lebih dari satu tahun.

Baca Juga: Menteri Energi Trump: AS Harus Kendalikan Penjualan Minyak Venezuela

Venezuela menurutnya akan dibangun dengan cara yang sangat menguntungkan, termasuk dengan memanfaatkan cadangan minyak negara itu untuk menjualnya dalam pasar global. Ia mengatakan pendapatan dari penjualan minyak itu akan digunakan untuk membantu masyarakat setempat sekaligus dari Amerika Serikat.

Trump juga menyebut bahwa dirinya mendapatkan apa yang diinginkan dari Presiden Sementera Venezuela, Delcy Rodríguez. Sebelumnya, Gedung Putih mengatakan bahwa pihaknya akan mengambil alih dan menjual antara tiga puluh juta hingga lima puluh juta barel minyak dari Venezuela.

Baca Juga: Uni Eropa Bersiap Hadapi Ancaman Perang Trump Demi Greenland

Tidak jelas apakah langkah semacam itu memiliki dasar hukum di bawah hukum internasional atau bagaimana persisnya kontrol tersebut akan diterapkan dalam praktik, tetapi komentar sang presiden menandai pendekatan luar negeri yang sangat tidak biasa dan menimbulkan sorotan global.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Fitur Chat Roblox Kini Wajib Verifikasi Usia
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Banjir Terjang 6 Kecamatan di Aceh Timur, Warga Kembali Mengungsi
• 23 jam laludetik.com
thumb
Catat Jam Operasionalnya, Layanan Samsat Keliling Jumat Ini Ada yang Tutup Pukul 11.00 WIB
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Yudi Purnomo Desak KPK Umumkan Tersangka Kasus Kuota Haji
• 10 jam lalufajar.co.id
thumb
Pemprov Jakarta Ungkap Warga Bisa Vaksin Super Flu Pakai Vaksin Influenza
• 43 menit lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.