Unit Blockchain JP Morgan, Kinexys dan Digital Asset mengumumkan rencana untuk menghadirkan stablecoin dari JPMD di Canton Network.
Dilansir Jumat (9/1), Global Co-head Kinexys, Naveen Mallela mengatakan kehadiran stablecoin perusahaannya dalam blockchain tersebut dapat meningkatkan efisiensi dan membuka likuiditas melalui transaksi blockchain yang mendekati waktu nyata (near real-time).
Baca Juga: Didukung Obligasi, Eks Pejabat Bank Sentral Brasil Hadirkan Stablecoin BRD
Langkah ini menandai pergeseran yang semakin besar dalam kalangan institusi keuangan menuju uang digital real-time yang dapat digunakan untuk penyelesaian transaksi bersama aset yang ditokenisasi dan kontrak pintar.
JPM Coin merepresentasikan simpanan dolar yang disimpan di JP Morgan. Ia memungkinkan klien institusional melakukan pembayaran menggunakan token digital di atas teknologi buku besar terdistribusi (distributed ledger).
JP Morgan dan Digital Asset melalui kolaborasi ini bertujuan memperluas penggunaan uang digital yang teregulasi, dapat saling terhubung (interoperable), serta dapat diterbitkan, dipindahkan dan ditebus kembali dalam satu ekosistem yang aman dan tersinkronisasi.
Baca Juga: Stablecoin Privat Diprediksi Jadi Infrastruktur Pembayaran Inti Blockchain di 2026
Integrasi ini akan dilakukan secara bertahap sepanjang 2026. Tahap awal difokuskan pada pembangunan kerangka teknis dan bisnis untuk mendukung penerbitan, transfer serta penebusan stablecoin terkait hampir secara instan langsung di Canton Network. Kerja sama ini juga akan mengeksplorasi koneksi produk lainnya dari Kinexys Digital Payments.





