Bandung, tvOnenews.com - Laga bertajuk El Clasico Indonesia antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta yang akan digelar pada Minggu (11/1/2026) di Stadion GBLA, Kota Bandung mendapat perhatian serius aparat kepolisian.
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan turun langsung memimpin Rapat Koordinasi Pengamanan (Rakorpam) di Polrestabes Bandung, Kamis (8/1/2026) kemarin.
Rapat ini digelar untuk mematangkan strategi pengamanan pertandingan Liga 1 yang diprediksi menyedot atensi nasional.
Dalam arahannya, Kapolda Jabar menegaskan pentingnya sinergi penuh antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, serta Panitia Pelaksana (Panpel) demi memastikan laga Persib vs Persija berjalan aman dan kondusif.
- Cepi Kurnia/tvOne
“Pengamanan akan mengedepankan langkah preventif dan preentif. Kita ingin pertandingan ini menjadi hiburan, bukan sumber gangguan kamtibmas,” tegas Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, Kamis (8/1/20226).
Kapolda juga menyampaikan imbauan keras kepada Bobotoh agar tidak memaksakan diri datang ke stadion tanpa tiket resmi.
Selain itu, suporter dilarang membawa barang berbahaya seperti senjata tajam, minuman keras, hingga flare.
“Kami minta tidak ada aksi sweeping kendaraan, tidak terpancing provokasi, dan tidak melakukan tindakan anarkis. Semua itu justru merugikan Persib yang saat ini sedang bersaing di puncak klasemen,” katanya.
Sementara itu, sesuai keputusan Panpel, pendukung Persija Jakarta, yakni The Jak Mania dipastikan tidak diperbolehkan hadir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung.
Kapolda Jabar juga mengingatkan kedua kubu suporter agar bijak bermedia sosial dan menghindari ujaran kebencian yang dapat memicu konflik.
Dengan persiapan pengamanan yang matang dan dukungan semua pihak, Polda Jabar berharap laga Persib vs Persija dapat berlangsung aman, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas sesuai semangat sepak bola Indonesia. (cep/muu)




