Kasus Super Flu akhir-akhir ini lagi ramai diperbincangkan dan membuat banyak orang tua merasa khawatir, terutama ketika anak mengalami gejala seperti demam, batuk, atau pilek. Penyakit ini di berbagai negara seperti Inggris dan Amerika Serikat telah menyebabkan lonjakan keterisian rumah sakit, dan bahkan kematian.
Bagaimana dengan di Indonesia?Menurut laporan Kementerian Kesehatan RI, hingga saat ini telah ditemukan 62 kasus influenza A (H3N2) subclade K yang kerap disebut sebagai Super Flu, dan sekitar 30 persen di antaranya terjadi pada anak-anak. Meski demikian, kondisi ini tidak perlu disikapi dengan kepanikan berlebihan.
“Super flu sebenarnya bukan istilah medis resmi. Kondisi ini masih termasuk dalam kelompok influenza musiman yang disebabkan oleh virus influenza,” jelas dokter spesialis anak, dr. Reza Fahlevi, SpA(K), kepada kumparanMOM, Kamis (8/1).
Apa Saja Gejala Super Flu?dr. Reza menjelaskan, gejala Super Flu pada anak pada dasarnya mirip dengan influenza pada umumnya. Beberapa gejala yang dapat muncul antara lain:
Demam
Batuk dan pilek
Sakit tenggorokan
Sakit kepala
Mual dan muntah (pada sebagian anak)
Tubuh terasa lemas
Nafsu makan menurun
Lalu, mengapa disebut super flu?
Istilah ini digunakan untuk menggambarkan pola penularannya yang tergolong cepat, Moms. dr. Reza menyebut bahwa satu orang yang terinfeksi dapat menularkan virus influenza ini kepada hingga tiga orang lainnya.
Langkah Pencegahan Super Flu pada AnakAgar si kecil terhindar dari penularan influenza, orang tua dapat melakukan beberapa langkah pencegahan berikut, di antaranya:
Melengkapi imunisasi influenza sesuai anjuran
Menerapkan pola hidup bersih dan sehat
Membiasakan cuci tangan secara rutin dengan sabun
Menggunakan masker jika ada anggota keluarga yang mengalami batuk dan pilek
Mengurangi kontak sementara dengan anak saat sedang sakit
Memperhatikan asupan nutrisi, waktu istirahat, serta aktivitas fisik anak
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, risiko penularan influenza pada anak dapat ditekan secara signifikan, Moms.
Penanganan Jika Anak Terkena Super FluJangan khawatir! Apabila anak mengalami gejala yang mengarah pada influenza, Anda disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapat penanganan dan pengobatan yang tepat,
“Penanganan yang diberikan umumnya bersifat suportif, seperti memastikan anak mendapatkan asupan nutrisi dan cairan yang cukup, menurunkan demam, serta pemberian obat untuk meredakan gejala,” jelas dr. Reza.
Namun, pada kondisi tertentu, apabila influenza terkonfirmasi melalui pemeriksaan dan sesuai dengan indikasi medis, dokter juga dapat meresepkan antivirus khusus.



