Inara Rusli mendesak Wardatina Mawa untuk segera mengambil keputusan terkait kelanjutan rumah tangganya dengan Insanul Fahmi. Saat ini, Inara diketahui berstatus sebagai istri siri Insanul.
Namun, keinginan Inara untuk bisa jadi istri sah secara hukum dan agama belum bisa terwujud lantaran persoalan dugaan perzinaan yang melibatkan Inara dan Insanul masih bergulir di ranah hukum.
“Saya rasa itu (jadi istri sah) adalah harapan semua istri, ya, harapan semua perempuan juga maunya seperti itu. Cuma kan kita di sini harus melihat fakta bahwa masih ada problem atau masalah yang harus diselesaikan satu per satu, terutama di ranah hukum ini,” ujar Inara Rusli kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.
Inara menegaskan, kepastian atas hubungannya dengan Insanul sepenuhnya bergantung pada sikap dan keputusan Wardatina Mawa sebagai istri pertama. Jawaban dari Mawa dinilai sangat penting untuk menentukan langkah yang akan ia ambil ke depannya.
“Karena bagaimanapun, di sini kami juga butuh kepastian dan jawaban dari pihak saudari M. Untuk bisa secara jelas, tegas, dan bijaksana menyampaikan pernyataannya,” ungkap Inara.
Inara menyebut, apabila Mawa memilih mempertahankan pernikahan, ia akan menghormati keputusan tersebut. Sebaliknya, jika Mawa memutuskan berpisah, maka jalur hukum berupa gugatan cerai dinilai sebagai langkah terbaik agar semuanya menjadi lebih jelas.
“Kalau dia mau melanjutkan, ya, alhamdulillah. Kalau dia mau berhenti, ya, ajukan gugatan cerai, supaya semua ini lebih jelas,” ucap Inara.
Lebih lanjut, Inara menegaskan dirinya telah siap secara lahir dan batin untuk menyandang status sebagai istri kedua, apa pun keputusan yang nantinya diambil oleh Mawa.
“Kalau tidak siap, dari awal saya sudah mundur,” tutup Inara Rusli.




