Grid.ID - Randy Pangalila kembali mencuri perhatian lewat keterlibatannya dalam Vidio Original Series Algojo. Aktor tersebut menjadikan series ini sebagai wadah baru untuk menyalurkan kecintaannya pada dunia combat.
Sebelumnya, Randy dikenal aktif di dunia pertandingan bela diri. Keputusan mundur dari arena membuatnya mencari ruang lain yang tetap menantang secara fisik.
Lewat Algojo, Randy menemukan bentuk penyaluran yang berbeda. Dunia film action menjadi medium baru yang tetap memacu adrenalin.
Dalam series ini, Randy memerankan karakter Franky yang penuh intensitas. Peran tersebut menuntut fisik kuat dan konsistensi stamina sepanjang syuting.
Meski tak lagi bertanding, Randy tetap menjaga disiplin latihan. Ia menjalani persiapan fisik intens sebelum kamera mulai bergulir.
“Dunia combat tetap saya jalani, tapi sekarang lewat film action,” ujar Randy Pangalila saat doorstop Screening dan Press Conference Series Algojo, Gandaria City, Kamis (08/01/2026).
Randy menyebut keputusan berhenti bertanding bukan hal mudah. Faktor usia dan keadilan bagi atlet lain menjadi pertimbangan utamanya.
Ia merasa dunia film memberi ruang yang lebih panjang untuk tetap aktif. Combat yang dulu dilakukan di arena kini diterjemahkan ke dalam adegan laga.
Menariknya, Randy tidak ingin mendominasi adegan dengan kemampuan pribadinya. Ia justru menyesuaikan diri dengan koreografi demi kebutuhan visual.
Menurutnya, action di film berbeda dengan pertarungan sungguhan. Semua gerakan harus terlihat logis sekaligus aman bagi pemain lain.
Selama syuting Algojo, Randy menghadapi tantangan lokasi yang berat. Panas, debu, dan ruang minim oksigen menjadi bagian dari proses.
Baca Juga: Tak Main-main, Arya Saloka Ambil Risiko Besar di Series Algojo Tanpa Stuntman
Cedera ringan pun sempat dialaminya saat latihan. Namun hal tersebut tidak menyurutkan komitmennya menyelesaikan proyek ini.
“Cedera ringan tuh sempat ada,” katanya.
Randy mengaku menikmati ritme kerja di dunia series action. Ia merasa tetap bisa berkembang tanpa harus kembali ke ring pertandingan.
Kehadiran Randy juga memberi pengaruh positif bagi pemain lain. Pengalamannya di dunia combat menjadi referensi dalam diskusi adegan laga.
Bagi Randy Pangalila, Algojo bukan sekadar proyek akting. Series ini menjadi simbol transisi dari atlet ke aktor action yang matang.
Lewat Algojo, Randy membuktikan bahwa semangat bertarungnya belum padam. Ia hanya memilih jalur baru untuk menyalurkan passion tersebut.(*)
Artikel Asli



