MerahPutih.com - Untuk pertama kalinya produk durian beku asal Indonesia berhasil menembus pasar China. Ekspor perdana 48 ton durian beku itu telah tiba di Pelabuhan Qinzhou.
“Diterimanya durian beku Indonesia di China membuktikan bahwa sistem karantina nasional telah diakui dan dipercaya mampu menjamin standar kesehatan dan mutu produk sesuai persyaratan internasional,” kata Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Sahat Manaor Panggabean, dalam keterangannya kepada media, Jumat (9/1).
Baca juga:
Hari Durian Nasional Malaysia Diusulkan Tiap 7 Juli, Bareng Momen Panen Raya
Karantina Indonesia Diakui DuniaSahat menjelaskan penerimaan ini merupakan implementasi protokol karantina ekspor durian beku yang disepakati secara resmi antara otoritas Indonesia dan China melalui konsultasi teknis dan kerja sama bilateral.
Kepercayaan pasar China dibangun melalui penerapan sistem ketertelusuran penuh dari hulu hingga hilir, mulai dari kebun, proses pengolahan, hingga pengiriman. Hal ini memastikan aspek keamanan pangan, kesehatan tumbuhan, dan mutu produk.
Baca juga:
Durian Tembaga Super Klamunod Resmi Diakui Buah Endemik Khas Bangka Barat
Simpul Logistik ASEAN-ChinaPenerimaan perdana durian beku Indonesia juga mendukung pengembangan Pusat Perdagangan Buah China-ASEAN sebagai simpul logistik utama perdagangan buah kawasan Asia Tenggara.
Pelabuhan Qinzhou sendiri mengoperasikan 44 rute pelayaran ke negara ASEAN, termasuk Indonesia, dan akan semakin strategis dengan dibukanya Terusan Pinglu pada 2026.
“Capaian ini menjadi pijakan untuk memperluas ekspor produk pertanian Indonesia lainnya, dengan dukungan sistem karantina yang kuat dan kerja sama internasional yang berkelanjutan,” tandas Sahat. (*)




