Meski Marak Aksi Jual Investor Asing, OJK: IHSG Pecah Rekor Tertinggi 24 Kali di 2025

viva.co.id
17 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, Inarno Djajadi melaporkan, IHSG telah mencapai 24 kali rekor tertingginya atau all-time high (ATH) di sepanjang tahun 2025.

Bahkan, di penutupan perdagangan akhir tahun 2025 pada 31 Desember lalu, IHSG mencatat penguatan di level 8.646,94 atau 22,13 persen secara year-on-year (yoy).

Baca Juga :
OJK: Utang Pinjol Warga Indonesia Capai Rp 94,85 Triliun
IHSG Bangkit 34 Poin pada Sesi I, Cek 3 Saham Kinclong di LQ45

"IHSG membukukan rekor all-time high sebanyak 24 kali di sepanjang tahun 2025 lalu," kata Inarno dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK Desember 2025, Jumat, 9 Januari 2026.

Penutupan IHSG
Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

Menurutnya, capaian itu masih bisa terjadi di tengah maraknya aksi jual bersih (net sell) investor asing, yang mencapai Rp 17,34 triliun. Namun, fenomena jual bersih investor asing itu berbalik arah pada Desember 2025, dengan terjadinya aksi beli bersih (net buy) saham senilai Rp 12,24 triliun.

"Hal ini menunjukkan keyakinan dan persepsi yang positif terhadap perekonomian dan pasar domestik," ujarnya.

Inarno menjelaskan, faktor pendukungnya antara lain yakni terjadinya kenaikan likuiditas transaksi di pasar saham domestik pada semester II-2025, yang turut ditopang oleh meningkatnya peran aktif investor retail domestik.

"Dengan proporsi transaksi investor ritel yang melonjak signifikan, dari 38 persen di tahun 2024 menjadi 50 persen di tahun 2025," kata Inarno.

Dia menambahkan, level tertinggi IHSG juga sempat menyentuh 8.710,70 pada 8 Desember 2025, dengan kapitalisasi pasar tembus rekor hingga Rp 16.000 triliun.

"Dengan rata-rata nilai transaksi harian saham bulanan pada Desember 2025 juga tercatat mencapai all-time high sebesar Rp 27,19 triliun," ujarnya.

Sebagai informasi, OJK juga mencatat bahwa pada Desember 2025, terjadi penambahan investor baru sebanyak 694 ribu di pasar modal domestik. Sehingga secara tahunan, jumlah investor pasar modal meningkat sebesar 5,49 juta atau menjadi 20,36 juta secara keseluruhan.

Baca Juga :
Waspadai Dampak Konflik AS-Venezuela, Bos OJK Ungkap Prediksi Terburuk Ekonomi Global 2026
IHSG Dibuka Menghijau seiring Lesunya Bursa Asia dan Penyelidikan Anti-dumping oleh China
Analis Pede Peluang IHSG Rebound Terbuka, Simak 5 Rekomendasi Saham Potensial Cuan Ini

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menhaj RI Tegaskan Haji 2026 Tepat Waktu, Layanan Berkualitas dan Perlindungan Jemaah Diperkuat
• 22 jam laludisway.id
thumb
Perkuat Dana Ritel, BTN Bidik Rp5 Triliun Lewat Tabungan BTN Pos
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Trump Batalkan Serangan Kedua ke Venezuela, Lima Kapal Tanker Disita
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
OJK Terbitkan Empat Regulasi Baru untuk Perkuat Industri Asuransi dan Dana Pensiun
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Indef Soroti Dampak Ekonomi Program MBG terhadap PDB dan Kesejahteraan
• 13 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.