Penulis: Salmon
TVRINews, Kendari
Panen raya jagung serentak sebagai bagian dari program nasional digelar di seluruh Indonesia, termasuk di Sulawesi Tenggara, yang dipusatkan di Kelurahan Abeli Dalam, Kota Kendari. Kegiatan ini dihadiri Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, Sekretaris Daerah Sulawesi Tenggara Asrun Lio, Kepala Bulog, jajaran pemerintah daerah, TNI, serta aparat Polda Sultra.
Selain di Kendari, panen juga berlangsung serentak di seluruh Polres di wilayah Sultra. Dalam kesempatan itu, Kapolda dan pejabat terkait menyerahkan bantuan pupuk dan bibit jagung kepada kelompok tani guna meningkatkan produktivitas serta memperkuat sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat.
Panen kuartal keempat ini dilakukan di lahan masyarakat seluas 1 hektare, dengan hasil sekitar 5 ton jagung, dari total 5 hektare yang telah disiapkan. Sepanjang 2025, Polda Sultra telah membuka lahan jagung seluas 1.474 hektare dengan total hasil produksi mencapai 5.000 ton, di mana 1.000 ton diserap langsung oleh Bulog. Program ini digelar sesuai arahan Kapolri dan akan terus berlanjut.
Kepala Bulog Sultra, Benhur Ngkaimi, menegaskan pentingnya program ini untuk ketahanan pangan nasional.
“Ketahanan pangan Indonesia bertumpu pada tiga komoditas utama, yaitu beras, jagung, dan kedelai. Tahun 2025, Indonesia telah mencapai swasembada beras, dan pemerintah berharap ke depan bisa mewujudkan swasembada jagung. Pemerintah juga melakukan intervensi harga agar masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Benhur.
Panen raya jagung serentak ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal sekaligus mendorong tercapainya swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.
Editor: Redaktur TVRINews


.jpg)
