Pemulihan Masih Berlangsung, Gubernur Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat 14 Hari

disway.id
17 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kembali menetapkan perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Aceh selama 14 hari, terhitung mulai 9 Januari hingga 22 Januari 2026.

“Maka saya selaku Gubernur Aceh dengan ini menetapkan perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh selama 14 hari ke depan, terhitung mulai 9 hingga 22 Januari 2026,” kata Mualem dalam rapat virtual perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh, Kamis 8 Januari 2026.

BACA JUGA:Akhirnya, Yaqut Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Kuota Haji 2024: Stafnya Juga Kena!

BACA JUGA:SELAMAT! Bonus Saldo DANA Gratis Rp185.000 Bisa Klaim Lewat Fitur DANA Kaget Sore Ini, Caranya Gak Ribet!

Ia menjelaskan, perpanjangan status tanggap darurat ini dilakukan berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah pusat serta merujuk pada Surat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tertanggal 7 Januari 2026 tentang Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Aceh.

Menurut Mualem, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi penanggulangan bencana dan sebaran masyarakat terdampak, 

Serta fakta di lapangan yang menunjukkan masih adanya wilayah terisolasi, keterbatasan produksi dan distribusi logistik di kabupaten/kota terdampak, serta kebutuhan percepatan layanan publik dan administrasi pemerintahan.

BACA JUGA:Dinkes DKI Sediakan Vaksin Super Flu Berbayar, Dibuka untuk Masyarakat Umum

BACA JUGA:Polisi Akan Panggil Pandji Pragiwaksono soal Mens Rea, Laporan Aliansi Muda yang Klaim Bawa Nama NU dan Muhammadiyah

“Perpanjangan ini bertujuan untuk memastikan pembersihan lingkungan, distribusi bantuan logistik, layanan kesehatan, serta perbaikan akses masyarakat dapat dilakukan secara lebih cepat, merata, dan terkoordinasi, termasuk menjangkau gampong-gampong terdampak yang sulit diakses,” ujar dia.

Dalam kesempatan tersebut, Mualem mengajak seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), pemerintah kabupaten/kota, TNI/Polri, relawan, dunia usaha, dan masyarakat untuk terus bersinergi mempercepat pemulihan Aceh, sehingga sekolah, permukiman, fasilitas publik, serta perekonomian warga dapat segera pulih dan aktivitas masyarakat kembali normal.

“Saya juga menginstruksikan agar pemulihan jalan dan jembatan di wilayah terdampak segera dilaksanakan, sehingga konektivitas masyarakat dapat kembali normal,” kata dia.

BACA JUGA:Fenomena Kemunculan Sinkhole Bikin Heboh, Epidemiolog Ingatkan Waspada Minum Airnya Sebelum Ada Penelitian

BACA JUGA:Pramono Targetkan Seluruh Kelurahan di Jakarta Miliki Puskesmas Pembantu di 2029

Selain itu, Mualem meminta seluruh kepala daerah di Aceh untuk segera menyusun dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) paling lambat pada minggu ketiga Januari 2026. 

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Berobat ke AS, Eks Menkeu Ditahan Imigrasi Trump
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Yusril Ingatkan Keputusan Pemerintah dan DPR Soal Pilkada, Harus Dihormati
• 5 jam lalugenpi.co
thumb
Beri Bonus Atlet SEA Games, Prabowo: Jadikan Tabungan untuk Masa Depan
• 22 jam lalukatadata.co.id
thumb
Adu Kiat Ibu Rumah Tangga Hadapi Kenaikan Harga Pangan
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ancaman Penurunan Tanah Jakarta, Wilayah Pesisir Tenggelam dan Gedung Miring
• 23 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.