Bandara Juanda Diterpa Angin Puting Beliung, Kemenhub: Operasional Tetap Terkendali

mediaindonesia.com
15 jam lalu
Cover Berita

KEMENTERIAN Perhubungan memastikan Bandara Internasional Juanda, Surabaya, tetap beroperasi dengan aman dan terkendali usai digantam angin puting beliung, Kamis, (8/1) sekitar pukul 14.10 WIB. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa menyebut seluruh pemangku kepentingan bergerak cepat melakukan pengamanan, pemeriksaan, dan pemulihan untuk memastikan keselamatan serta kelancaran operasional penerbangan.

Lukman menyampaikan, kondisi cuaca ekstrem tersebut berdampak sementara terhadap operasional penerbangan berupa holding kedatangan dan keberangkatan, serta pengalihan (divert) sejumlah pesawat ke bandar udara alternatif.

“Seluruh langkah mitigasi dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Keselamatan penerbangan adalah prioritas utama,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Jumat (9/1).

Sejumlah penerbangan dari dan menuju Surabaya tercatat mengalami holding, antara lain penerbangan Lion Air, Garuda Indonesia, dan Sriwijaya Air. Selain itu, beberapa penerbangan dari Balikpapan, Makassar, dan Jakarta dialihkan ke Bandara Ahmad Yani di Semarang. Hal itu akibat kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk pendaratan di Bandara Juanda.

Kemenhub memastikan tidak terdapat laporan kerusakan pesawat dari seluruh maskapai yang terdampak.

Pada sisi udara, angin kencang menyebabkan beberapa peralatan ground support equipment, khususnya tangga penumpang di area apron, mengalami pergeseran dan roboh. Seluruh kejadian telah ditangani dan tidak berdampak pada pesawat.

Hasil pemeriksaan memastikan runway dan apron bersih dari foreign object debris (FOD),  fasilitas navigasi penerbangan dilaporkan tidak ada yang rusak dan beroperasi normal serta perimeter bandara tetap terjaga.

Di area Terminal 1, terdapat pohon tumbang dan rambu yang roboh di akses jalan masuk sisi utara sehingga arus kendaraan sempat dialihkan dan kini telah kembali normal. Beberapa kendaraan dilaporkan tertimpa pohon di area parkir, namun kondisi di dalam gedung terminal tetap kondusif.

Proses pemulihan dilakukan dengan dukungan Lanudal Juanda, BPBD, dan unsur internal pengelola bandara. Sementara itu, Terminal 2 tidak mengalami dampak signifikan. Operasional terminal dan arus lalu lintas kendaraan berjalan lancar, serta kondisi di dalam gedung tetap aman dan terkendali.

Terkait pelayanan penumpang, sejumlah penerbangan mengalami keterlambatan akibat cuaca buruk, di antaranya penerbangan Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, Nam Air, dan Xiamen Airlines.

Maskapai dan pengelola bandara telah menerapkan delay management sesuai ketentuan melalui pembaruan informasi jadwal pada Flight Information Display System (FIDS), penyampaian pengumuman kepada penumpang, serta pemberian kompensasi.

“Kami memastikan maskapai dan pengelola bandara melaksanakan penanganan keterlambatan penerbangan secara transparan dan sesuai ketentuan, termasuk penyampaian informasi yang jelas kepada penumpang,” ujar Lukman. (H-2)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Demo di Iran Masih Terus Berjalan: Internet Padam-AS Dituding Dalangi
• 27 menit lalukumparan.com
thumb
Bahlil Ungkap Hitung-Hitungan Diskon Tarif Listrik untuk Daerah Bencana Sumatera
• 10 jam laludisway.id
thumb
Dirut Bulog dorong beras satu harga Sabang-Merauke usai RI swasembada
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
5 Kalimat yang Diucap Orang Sopan saat Berbincang
• 18 jam lalubeautynesia.id
thumb
Ruko Americano, Peluang Investasi Baru di Kawasan Komersial Metland Menteng yang Semakin Tumbuh
• 17 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.