Dinkes DKI: Vaksin Influenza Bisa Cegah Super Flu, Tersedia di RSUD

kompas.com
14 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menyatakan bahwa vaksin influenza dapat digunakan sebagai langkah pencegahan terhadap virus Influenza A (H3N2) subklade K, yang belakangan dijuluki sebagai super flu.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati memastikan masyarakat tetap dapat mengakses vaksin influenza di berbagai fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit umum daerah (RSUD) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

“Sebenarnya tidak ada khusus vaksin super flu tapi kita memang ada vaksin influenza. Vaksin influenza ini sudah lama ada dan bisa diberikan,” ucap Ani saat ditemui di Puskesmas Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (9/1/2026).

Baca juga: Modal Rp 2 Juta, Odong-odong Bermotor Jadi Tumpuan Penghasilan Warga di Jatinegara

Ani memastikan, vaksin influenza sudah lama tersedia dan aman digunakan.

Namun, vaksin tersebut belum masuk dalam program vaksinasi pemerintah sehingga masih berbayar.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Dinas Kesehatan DKI Jakarta, vaksin influenza, super flu&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wOS8xODMzNTU1MS9kaW5rZXMtZGtpLXZha3Npbi1pbmZsdWVuemEtYmlzYS1jZWdhaC1zdXBlci1mbHUtdGVyc2VkaWEtZGktcnN1ZA==&q=Dinkes DKI: Vaksin Influenza Bisa Cegah Super Flu, Tersedia di RSUD§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

“Bisa. Semua semua bisa mendapatkan itu tapi karena dia belum program jadi masih ada pembiayaan,” lanjut dia.

Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus super flu di Jakarta.

“Sampai hari ini Jakarta belum ada pasien yang super flu, baik itu data yang dimiliki oleh kami maupun data yang dimiliki oleh Kementerian Kesehatan,” ujar Pramono.

Meski belum ada kasus, Pemprov DKI tetap membuka akses vaksinasi bagi masyarakat yang ingin melakukan pencegahan secara mandiri.

“Lebih baik kita melakukan pencegahan. Untuk masyarakat yang ingin vaksinasi, dipersilakan, memang ada yang harus dibayar,” kata Pramono.

Baca juga: DLH Bekasi Temukan Indikasi Pencemaran Air di Kali Jakamulya

Pramono juga mengungkapkan dirinya telah berdiskusi langsung dengan Menteri Kesehatan terkait super flu.

Menurut dia, penyakit tersebut tidak seperti Covid-19 dan diharapkan tidak menyebar luas di Jakarta.

“Kemarin saya juga secara langsung berdiskusi dengan Bapak Menteri Kesehatan. Sebenarnya super flu ini tidak seperti Covid dan mudah-mudahan Jakarta mempersiapkan untuk itu kalau memang ada pasien yang terkena di Jakarta. Mudah-mudahan saya sendiri berharap tidak ada di Jakarta,” kata Pramono.

Berdasarkan surveilans Kementerian Kesehatan hingga akhir Desember 2025, virus Influenza A (H3N2) subklade K atau super flu telah terdeteksi di Indonesia.

Tercatat ada 62 kasus di delapan provinsi, dengan sebaran terbanyak di Jawa Timur, Jawa Barat, dan Kalimantan Timur.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai peningkatan kasus influenza yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut.

Julukan super flu muncul karena virus ini memiliki tingkat penularan yang cepat, terutama di daerah bersuhu dingin.

Baca juga: Menanti Vonis Dugaan Penghasutan, Laras Faizati Harap Kebebasan Jadi Kado Ulang Tahun

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Penularan terjadi melalui droplet batuk, bersin, atau kontak langsung dengan cairan pernapasan orang yang terinfeksi.

“Super flu ini muncul karena penularannya cepat, di mana satu orang bisa menularkan ke dua sampai tiga orang di sekitarnya,” ungkap Dr. dr. Nastiti Kaswandani Sp.A(K), anggota Unit Kerja Koordinasi Respirologi, dilansir dari Kompas.com, Jumat (2/1/2026).

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BPK Masih Hitung Total Kerugian Negara Kasus Kuota Haji yang Jerat Eks Menag Yaqut
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Korlantas mulai operasikan ETLE drone guna perkuat penegakan hukum
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Ronaldo dan Messi Sepakat Tak Jadi Pelatih, Bidik Peran Pemilik Klub
• 16 jam lalugenpi.co
thumb
Karakteristik Konsumen Ford di Jawa & Non-Jawa Berbeda
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
Kilas Balik Laga Perdana Persija vs Persib, Ternyata Begini Awal Mula El Clasico Indonesia
• 15 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.