Perjalanan Karir Gus Yaqut, dari Wabup hingga Jadi Menteri lalu Tersangka Korupsi

realita.co
15 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA (Realita) – KPK menetapkan Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tahun 2024.

“Benar, sudah ada penetapan tersangka dalam penyidikan perkara kuota haji,” kata jubir KPK Budi Prasetyo, Jumat (9/1/2026).

Baca juga: Menteri Agama Era Jokowi, Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji

Hal tersebut juga dikonfirmasi oleh Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu. “Iya, benar,” ujar Asep saat dimintai konfirmasi soal penetapan tersangka terhadap Yaqut.

Sosok Yaqut Cholil Qoumas atau yang akrab disapa Gus Yaqut dikenal sebagai seorang tokoh yang dikenal memiliki latar belakang keagamaan dan politik yang kuat.

Pria kelahiran Rembang, Jawa Tengah, 4 Januari 1975 tersebut merupakan putra dari KH Muhammad Cholil Bisri, yang adalah salah satu pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan adik dari Yahya Cholil Staquf, saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Untuk riwayat pendidikan Yaqut dimulai dari SDN Kutuharjo yang diselesaikannya pada 1987, kemudian SMPN 11 Rembang lulus pada 1990, dan SMA II Rembang pada 1993. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke Universitas Indonesia (UI) dengan mengambil jurusan Sosiologi.

Namun, dalam buku Pendidikan Anti Korupsi Berbasis Aswaja karya Sigit Tri Utomo, disebutkan bahwa pendidikan Yaqut di UI tidak diselesaikan hingga tuntas.

Selama masa kuliah, Yaqut aktif dalam kegiatan organisasi dan politik, bahkan turut mendirikan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Depok pada periode 1996–1999.

Baca juga: Syuriyah PBNU Pecat Yahya Cholil sebagai Ketua Umum

Dalam dunia politik Yaqut mengawali karir dari PKB seperti sang ayah. Ia kemudian menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Rembang pada periode 2001–2014 dan pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Rembang pada 2004–2005.

Pada Pilkada 2005, Yaqut maju sebagai calon Wakil Bupati Rembang berpasangan dengan Mochamad Salim. Pasangan ini berhasil memenangkan pemilihan, sehingga Yaqut menjabat sebagai Wakil Bupati Rembang untuk periode 2005–2010.

Usai menyelesaikan masa jabatannya Yaqut kembali aktif di dunia organisasi, ia dipercaya memimpin Gerakan Pemuda Ansor sebagai Ketua DPP GP Ansor pada periode 2011–2015.

Di tingkat nasional, Yaqut sempat mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI pada Pemilu 2014 dari daerah pemilihan Jawa Tengah X, namun belum terpilih.

Baca juga: Penelusuran Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Sasar PBNU

Hingga akhirnya ia berkesempatan menjabat sebagai anggota DPR RI melalui mekanisme pergantian antar waktu (PAW) untuk periode 2015–2019 menggantikan Hanif Dhakiri yang diangkat menjadi Menteri Ketenagakerjaan.

Pada Pemilu 2019, Yaqut kembali terpilih sebagai anggota DPR RI untuk periode 2019–2024. Namun, sebelum menyelesaikan masa jabatan tersebut, ia dipercaya masuk ke jajaran kabinet dimana pada 22 Desember 2020, Yaqut Cholil Qoumas resmi dilantik sebagai Menteri Agama dalam Kabinet Indonesia Maju pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, menggantikan Fachrul Razi dalam reshuffle kabinet. Sejak saat itu, Yaqut mengemban tugas mengelola urusan keagamaan di Indonesia di tengah tantangan keberagaman dan dinamika sosial yang terus berkembang.

Hingga akhirnya Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 dan ditetapkan sebagai tersangka.

 

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Operasi SAR Pencarian Satu Anak Pelatih Valencia Bisa Dibuka Kembali, Jika...
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Gus Alex Stafsus Yaqut Terlibat Diskresi dan Kecipratan Duit Korupsi Kuota Haji
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Beri Bonus ke Atlet SEA Games, Prabowo: Gunakan untuk Tabungan Masa Depan
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Satu Tahun Berjalan, Program MBG Serap Hampir 800 Ribu Tenaga Kerja
• 17 jam lalukatadata.co.id
thumb
Joey Pelupessy Dihantui Perasaan Pilu seusai Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026: Hatinya Hancur!
• 17 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.