EtIndonesia. Pada tahun 1960, Robert Rosenthal, seorang profesor dari Universitas Harvard, pernah melakukan sebuah eksperimen terkenal di sebuah sekolah di California.
Saat tahun ajaran baru dimulai, Dr. Rosenthal meminta kepala sekolah memanggil tiga orang guru ke ruangannya.
Kepada mereka dia berkata: “Berdasarkan kinerja mengajar kalian selama ini, kalian adalah guru-guru terbaik di sekolah ini. Karena itu, kami secara khusus memilih 100 siswa paling cerdas di seluruh sekolah untuk dibagi ke dalam tiga kelas dan diajar oleh kalian. Tingkat kecerdasan mereka lebih tinggi dibandingkan siswa lain. Kami berharap kalian bisa membantu mereka meraih prestasi yang lebih baik.”
Ketiga guru itu merasa sangat senang dan menyatakan akan berusaha sebaik mungkin. Kepala sekolah kemudian berpesan agar mereka memperlakukan para siswa tersebut seperti biasa, tanpa memberi tahu anak-anak maupun orangtua mereka bahwa siswa-siswa itu dipilih secara khusus. Ketiga guru pun menyetujui hal tersebut.
Satu tahun kemudian, prestasi ketiga kelas itu benar-benar menonjol dan berada di jajaran teratas di seluruh distrik sekolah.
Pada saat itu, kepala sekolah mengungkapkan kebenaran kepada para guru : “Sesungguhnya, para siswa itu bukanlah siswa unggulan yang dipilih secara khusus. Mereka hanyalah siswa biasa yang dipilih secara acak.”
Para guru terkejut mendengarnya dan semakin yakin bahwa keberhasilan itu adalah hasil dari kemampuan mengajar mereka yang tinggi.
Namun, kepala sekolah lalu menyampaikan satu kebenaran lagi: “Kalian pun sebenarnya bukan guru-guru terbaik yang dipilih secara khusus. Kalian juga dipilih secara acak dari para guru biasa di sekolah ini.”
Hasil ini sepenuhnya sesuai dengan perkiraan Dr. Rosenthal. Karena ketiga guru tersebut meyakini bahwa diri mereka adalah guru terbaik dan siswa yang mereka ajar adalah anak-anak dengan kecerdasan tinggi, mereka mengajar dengan penuh keyakinan, semangat, dan dedikasi. Akibatnya, proses belajar mengajar berlangsung dengan sangat baik, dan hasilnya pun luar biasa.
Renungan / Hikmah Cerita
Sebelum melakukan apa pun, jika kita mampu meyakini dan mengafirmasi diri sendiri, itu berarti kita telah berhasil setengah jalan menuju kesuksesan.
Ketika menghadapi tantangan, cobalah mengatakan pada diri sendiri bahwa kamu adalah orang yang paling unggul dan paling cerdas. Dengan keyakinan itu, sikap, tindakan, dan hasil yang kamu peroleh pun akan berubah menjadi jauh lebih baik.(jhn/yn)



