Jakarta, tvOnenews.com - Persija Jakarta akan menghadapi laga berat pada pekan ke-17 Super League 2025-2026. Tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut bakal bertandang ke markas Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (9/1/2026).
Media Officer Persija Jakarta, Kukuh Wahyudi, membeberkan kondisi terkini tim Macan Kemayoran menjelang laga krusial tersebut. Ia menegaskan bahwa persiapan dilakukan secara serius dan terstruktur demi memutus rekor negatif Persija saat berhadapan dengan Persib.
"Persiapan setelah lawan Persija, kita libur sehari terus setelah itu tim pelatih dan pemain berkumpul di Sawangan. Semua hal yang terlihat sisi kelemahan diperbaiki oleh Mauricio dan kelebihan juga terus dimatangkan agar kita bisa mempertahankan gawang kita," ujar Kukuh, Jumat (9/1/2026).
"Di sisi lain kita juga harus bisa menjebol gawang Persib," sambungnya.
Jelang pertandingan tersebut, Jakmania pun mendatangani pusat latihan Persija di Sawangan. Mereka memberikan dukungan langsung kepada Rizky Ridho dan kawan-kawan.
Kukuh menyebut suasana menjelang laga klasik ini selalu memiliki nuansa berbeda dibanding pertandingan lainnya. Dukungan dari The Jakmania menjadi elemen penting yang memberi energi tambahan bagi para pemain dan jajaran pelatih Persija.
"Itu seperti budaya ya, setelah atau sebelum lawan Persib akan banyak The Jakmania memberikan suntikan dukungan buat temen-temen pemain dan pelatih itu budaya positif," ucapnya.
"Pemain juga merasa dapat suntikan motivasi, suntikan semangat, pelatih juga merasa bahwa ada beban positif, dia mendapatkan dorongan dari temen-temen The Jakmania," lanjutnya.
Antusiasme suporter bahkan sudah terasa sejak sesi latihan di Sawangan. Kukuh mengungkapkan bahwa kehadiran langsung The Jakmania disambut positif oleh seluruh elemen tim.
"Hari ini saya dengar juga ramai banget di Sawangan dan itu sangat bagus," katanya.
"Pelatih juga dan pemain kemarin juga sudah, sudah bertanya kapan The Jakmania datang," ucapnya.
Menurut Kukuh, tekanan jelang laga Persib vs Persija bukanlah beban negatif. Justru, hal itu menjadi motivasi tambahan bagi pemain, baik yang muda maupun berpengalaman.



