LABUAN BAJO, KOMPAS.TV - Tabur bunga dilakukan Tim SAR gabungan di lokasi tenggelamnya kapal wisata Putri Sakinah, di Perairan Taman Nasional Komodo.
Gelaran ini sekaligus mendoakan 4 korban warga negara Spanyol, di mana tiga di antaranya telah ditemukan Tim SAR gabungan.
Operasi pencarian 1 turis Spanyol korban KM Sakinah yang tenggelam di Labuan Bajo berakhir, dan Tim SAR resmi menutup pencarian.
Hingga hari ke-15 pencarian, dari 4 turis Spanyol yang tenggelam, 3 korban telah ditemukan.
Perubahan arus dan cuaca menjadi kendala bagi Tim SAR saat melakukan pencarian korban.
Jenazah korban pertama ditemukan pada 29 Desember 2025 lalu. Kemudian jenazah pelatih Tim B wanita, Valensia Fernando Marti Carreras, ditemukan pada 4 Januari 2026, dan jenazah ketiga ditemukan pada 6 Januari.
Peristiwa KM Sakinah tenggelam terjadi pada Jumat, 26 Desember 2025.
Empat dari 11 penumpang dinyatakan hilang. Keempat korban merupakan pelatih Tim B wanita, Valensia Fernando Martin Carreras, dan ketiga anaknya.
Kabar ini juga menjadi duka bagi sepak bola Spanyol dan mendapat atensi pemerintah Spanyol. Istri korban juga sempat bertemu dengan Gubernur NTT.
Selama pencarian, 168 personel Tim SAR gabungan dan 18 kapal dikerahkan. Sonar system dan Seabob juga diturunkan di lokasi tenggelamnya kapal Putri Sakinah guna mendeteksi bangkai kapal di sana.
Untuk membahas penetapan tersangka laka KM Sakinah di Labuan Bajo, kita telah terhubung dengan Kabid Humas Polda NTT, Kombes Henry Novika Chandra, melalui sambungan telepon.
Baca Juga: Polisi Tetapkan Nakhoda Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Jadi Tersangka | SAPA MALAM
#kapaltenggelam #labuanbajo #wna #tersangka
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- labuan bajo
- kapal wisata tenggelam
- korban kapal tenggelam
- tim sar
- nakhoda
- tersangka



