Menkop ajak China jadi supplier alat pertanian Kopdes Merah Putih

antaranews.com
12 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengajak Dewan China untuk Promosi Perdagangan Internasional (CCPIT) untuk menjadi mitra strategis dalam penyediaan peralatan produksi pertanian bagi petani Indonesia.

Langkah ini diyakini mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus memperkuat ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.

Dalam pertemuan dengan perwakilan CCPIT Indonesia, Li Feng, serta Ketua Induk Koperasi Unit Desa (KUD) Portasius Nggedi di Jakarta, Jumat, Menkop menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara untuk memperkuat operasionalisasi Kopdes Merah Putih.

Ferry menilai sebagai organisasi perdagangan terbesar di China, CCPIT memiliki kapasitas untuk mendukung pengembangan koperasi di Indonesia melalui suplai teknologi dan peralatan modern.

“Saya meyakini kolaborasi seperti ini bakal memperkuat ekosistem bisnis yang sedang kita bangun bagi Kopdes Merah Putih,” ujar Ferry dikutip dari keterangan resmi.

Ia menambahkan sektor pertanian desa memiliki potensi besar untuk memperkuat ketahanan pangan apabila dikelola secara kolektif melalui koperasi. Oleh karena itu, Kopdes Merah Putih diminta menjadikan pertanian sebagai unit usaha utama.

Ferry juga menyoroti masih banyak sumber daya alam desa yang belum dimanfaatkan secara optimal, padahal desa-desa di Indonesia menyimpan lahan dan komoditas pertanian yang dapat dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menciptakan nilai ekonomi.

Lebih jauh, Menkop menilai keterlibatan koperasi dalam pengelolaan pertanian akan menciptakan efek ganda bagi perekonomian desa.

Selain meningkatkan produksi pangan, aktivitas usaha koperasi juga mampu membuka lapangan kerja baru dan memperkuat rantai ekonomi lokal.

“Keberadaan Kopdes Merah Putih harus diarahkan pada pengelolaan potensi spesifik yang dimiliki masing-masing daerah, bukan sekadar menjalankan usaha seragam. Pendekatan ini lebih adaptif terhadap kondisi dan kebutuhan desa,” ucap dia.

Dengan dukungan alat produksi pertanian yang modern, Ferry optimistis koperasi desa dapat menjadi motor penggerak ekonomi berbasis komunitas yang berkelanjutan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Duel Pelatih Persebaya Vs Malut United di BRI Super League 2025/2026: Aksi Perdana Bernardo Tavares untuk Bajul Ijo
• 6 jam lalubola.com
thumb
Kapan Long Weekend Januari 2026? Ini Jadwal Tanggal Merah Pertengahan Bulan
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bangkit dengan Mengandalkan Diri Sendiri
• 1 jam laluerabaru.net
thumb
Saat Dasco Minta BPS Tuntaskan Pendataan Rumah Rusak Bencana dalam Seminggu
• 1 jam laludetik.com
thumb
Pencarian Korban Dihentikan di Sumut dan Sumbar, Aceh Masih Berlanjut
• 2 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.