PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam melaporkan jumlah pengeluaran preliminary unaudited sebesar Rp245,76 miliar untuk kegiatan eksplorasi.
IDXChannel - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam melaporkan jumlah pengeluaran preliminary unaudited sebesar Rp245,76 miliar untuk kegiatan eksplorasi berfokus pada komoditas emas, nikel dan bauksit hingga 31 Desember 2025.
Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Sabtu (10/1/2026), untuk eksplorasi emas di Pongkor, Jawa Barat, kegiatan yang dilakukan berfokus pada kegiatan pengeboran bawah tanah (underground drilling), pengeboran permukaan (surface drilling), pemetaan geologi dan pengambilan conto.
Kemudian, eksplorasi nikel ANTM di daerah Konawe Utara dan Pomalaa, Sulawesi Tenggara. Selain itu, kegiatan eksplorasi juga dilaksanakan pada IUP Entitas anak usaha ANTM yaitu PT Sumberdaya Arindo (PT SDA), di Buli, Maluku Utara.
Di daerah Konawe Utara, kegiatan yang dilakukan antara lain pengeboran single tube, pemetaan geologi, pengukuran grid, percontoan core, geofisika resistivity dan analisis laboratorium.
Di daerah Pomalaa, kegiatan yang dilakukan antara lain pengeboran single tube, pemetaan geologi, percontoan core dan analisis laboratorium.
Sedangkan kegiatan eksplorasi di daerah Buli oleh PT SDA, antara lain meliputi pengeboran single tube, pemetaan geologi, pengukuran grid dan percontoan.
Selanjutnya, eksplorasi bauksit ANTM dilakukan di daerah Tayan, Landak dan Mempawah-Toho, Kalimantan Barat. Di daerah Tayan, kegiatan yang dilakukan yaitu pembuatan sumur uji (test pit), pemetaan geologi, percontoan dan analisis kimia.
Di daerah Landak, kegiatan yang dilakukan antara lain identifikasi lahan, pembuatan sumur uji, pemetaan dan percontoan. Sedangkan di daerah Mempawah-Toho, kegiatan yang dilakukan yaitu sumur uji, pemetaan geologi, percontoan, dan analisis kimia.
ANTM melalui Unit Geomin melaksanakan kegiatan eksplorasi mineral yang terintegrasi yang meliputi aktivitas survei area, eksplorasi geologi, eksplorasi geofisika, survei geodesi, pengeboran, pengujian analisa fisik dan kimia, perhitungan cadangan dan sumber daya mineral yang didukung dengan Sistem Informasi Geografis (GIS-Geographic Information System) yang terintegrasi.
Kegiatan eksplorasi dilaksanakan untuk memastikan kecukupan potensi sumber daya dan cadangan mineral strategis perseroan.
(Dhera Arizona)





