Rusia tetap patuhi perjanjian kemitraan strategis dengan Venezuela

antaranews.com
1 hari lalu
Cover Berita
Mexico City (ANTARA) - Perjanjian kemitraan dan kerja sama strategis antara Rusia dan Venezuela tetap menjadi satu-satunya tolok ukur untuk pengembangan hubungan bilateral lebih lanjut, kata Duta Besar Rusia untuk Venezuela, Sergey Melik-Bagdasarov, kepada RIA Novosti.

Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil pada Jumat mengatakan bahwa ia telah bertemu dengan Sergey Melik-Bagdasarov dan menerima jaminan dukungan dan solidaritas dari Moskow setelah serangan AS terhadap Venezuela.

"Perjanjian antar pemerintah tentang kemitraan dan kerja sama strategis, yang telah mulai berlaku, adalah satu-satunya prinsip panduan untuk penguatan hubungan kita secara komprehensif lebih lanjut," kata Dubes Rusia tersebut kepada RIA Novosti setelah pertemuannya dengan Yvan Gil.

"Implementasi tugas-tugas yang diidentifikasi selama kontak bilateral di tingkat tertinggi dan luas, termasuk menindaklanjuti hasil pertemuan ke-19 komisi antar pemerintah tingkat tinggi Rusia-Venezuela yang baru saja diadakan, tentu akan terus berlanjut," imbuhnya.

Awal bulan ini, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menegaskan komitmen Rusia untuk memperkuat kemitraan strategis dengan Venezuela selama percakapan telepon dengan Delcy Rodriguez, menyusul serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presiden Nicolas Maduro.

Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani undang-undang yang meratifikasi Perjanjian Kemitraan dan Kerja Sama Strategis dengan Venezuela pada akhir Oktober.

Pada 7 Mei 2025, Putin dan Maduro mengadakan pembicaraan di Moskow dan menandatangani perjanjian tentang kemitraan dan kerja sama strategis, yang mendorong peningkatan kerja sama di bidang ekonomi, energi, pertambangan, dan sektor strategis lainnya.

Perjanjian tersebut menyatakan bahwa kedua pihak sangat menentang tindakan koersif dan restriktif sepihak, termasuk yang bersifat ekstrateritorial, yang merupakan pelanggaran terhadap Piagam PBB dan norma serta prinsip hukum internasional lainnya yang diakui secara universal.

Kedua pihak juga sepakat untuk berkontribusi pada pembentukan infrastruktur keuangan Rusia-Venezuela yang independen.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, kedua pihak akan bekerja sama dalam isu-isu pengendalian senjata, perlucutan senjata, dan non-proliferasi, yang diharapkan dapat memastikan stabilitas internasional dan keamanan yang setara dan tidak terpecah bagi semua negara tanpa kecuali.

Sumber: Sputnik-OANA



Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Langkah Jonatan Christie Berakhir di Semifinal Malaysia Terbuka
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Heboh Aksi Zikir di Kawasan Candi Prambanan, Dapat Bisikan Gaib
• 20 jam lalugenpi.co
thumb
Bawang Bombay Ilegal 133 Ton di Semarang Disidak Mentan, Polisi Periksa 6 Sopir
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Denada Mangkir dalam Mediasi Perdana dengan Ressa Rizky Rossano atas Dugaan Penelantaran Anak
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Ekonomi Indonesia Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Global
• 10 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.