Cuaca Ekstrem Sebabkan Pohon Tumbang Dominasi Bencana di Kota Cirebon

mediaindonesia.com
19 jam lalu
Cover Berita

RATUSAN kejadian kebencanaan telah terjadi di Kota Cirebon sepanjang tahun lalu. keikutsertaan masyarakat diminta untuk turut serta menjaga lingkungan sekitar mereka. 

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Cirebon, Andi Wibowo, menjelaskan bahwa sepanjang 2025 lalu pihaknya mencatat ada 156 kejadian bencana. Ada pun bencana yang mendominasi sepanjang 2025 lalu yaitu pohon tumbang dengan 67 kejadian, bangunan ambruk sebanyak 45 kejadian, cuaca ekstrem sebanyak 18 kejadian, banjir 11 kejadian. 

Ada pula tanah longsor sebanyak  8 kejadian, kebakaran lahan 3 kejadian, operasi SAR 2 kejadian, serta banjir rob 2 kejadian. “Kejadian bencana sepanjang 2025 di Kota Cirebon didominasi pohon tumbang,” tutur Andi, Jumat (9/1). 

Sementara di tahun yang baru ini, lanjut Andi, pihaknya juga berupaya untuk meminimalisir risiko bencana. “Kami telah menyiapkan berbagai langkah, baik structural maupun non structural untuk meminimalkan risiko bencana,” tutur Andi. 

Ada pun struktural yang telah dilakukan yaitu bekerja sama dengan BBWS Cimanuk-Cisanggarung melakukan normalisasi sungai dan drainase di sejumlah titik rawan. “Seperti muara Sungai Cipadu dan Sungai Cikalong,” tutur Andi. Sedangkan langkah nonstructural yang dilakukan dengan pemberdayaan masyarakat  melalui sosialisasi, edukasi, dan pelatihan kesiapsiagaan. “Kami juga membentuk 12 Kelurahan Tangguh Bencana yang aktif, menyusun rencana kontinjensi, serta mengembangkan sistem peringatan dini,” jelas Andi. 

Selanjutnya BPBD Kota Cirebon juga telah menyusun peta risiko bencana dan peta zona bahaya, serta menggelar pelatihan keterampilan bertahan hidup, seperti pertolongan pertama, evakuasi, dan penggunaan peralatan darurat.   

Sepanjang 2025, sebanyak 9.789 warga telah mendapatkan edukasi kebencanaan, dua sekolah ditetapkan sebagai Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), serta 25 orang dari unsur masyarakat dilatih menjadi Tim Reaksi Cepat (TRC). “Kota Cirebon telah menetapkan status siaga bencana banjir dan hidrometeorologi sejak Oktober 2025 hingga 30 April 2026,” tutur Andi. (H-2)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Motor Boncengan Tiga Tabrak  Pikap di Tikungan Pamangkih 
• 8 jam lalurealita.co
thumb
Ade Armando: Kelihatannya Demokrat Sejalan Bersama Roy Suryo Jatuhkan Integritas Jokowi
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Jadwal Liga Italia Malam Ini (10–11 Januari 2026): Como vs Bologna, Roma vs Sassuolo
• 13 jam lalumedcom.id
thumb
Sejarah Baru, Mentawai Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Porprov 2026
• 14 jam lalutvrinews.com
thumb
Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs Malut United: Bara Panas Debut Bernardo Tavares dan Momen Perkenalan Pemain Baru Bajul Ijo
• 14 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.