Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs

suara.com
18 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • PSI secara resmi meminta penyidik Polri segera menahan Roy Suryo terkait kasus dugaan penyebaran isu ijazah palsu Presiden Joko Widodo.
  • Ketua Bidang Hukum DPP PSI menekankan penahanan penting untuk mencegah pengulangan perbuatan selama proses penyidikan berlangsung.
  • Langkah tegas penegak hukum ini diharapkan dapat meredam kegaduhan sosial serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendorong aparat kepolisian untuk segera menahan Roy Suryo dan pihak-pihak terkait dalam kasus penyebaran isu dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo.

PSI menilai langkah tegas diperlukan demi mencegah pengulangan perbuatan serta menjaga kepastian hukum.

Ketua Bidang Hukum DPP PSI, Nasrullah, menegaskan bahwa penyidik Polri harus bersikap konsisten dan profesional dalam menangani perkara tersebut.

“Kami secara tegas meminta penyidik Polri untuk segera melakukan penahanan terhadap Roy Suryo dan pihak-pihak terkait dalam kasus isu ijazah palsu Pak Jokowi,” kata Nasrullah.

Menurut Nasrullah, penahanan penting dilakukan apabila seseorang yang sedang diproses hukum diduga mengulangi perbuatan yang sama. Dalam kondisi tersebut, potensi terjadinya tindak pidana lanjutan serta gangguan terhadap ketertiban umum tidak boleh diabaikan.

Ia menekankan bahwa penahanan bukanlah bentuk penghukuman, melainkan mekanisme hukum yang sah dalam proses penyidikan.

“Penahanan dalam hukum acara pidana bukanlah bentuk penghukuman, melainkan instrumen hukum yang sah dan proporsional untuk mencegah pengulangan perbuatan serta memastikan proses penyidikan berjalan efektif, sepanjang syarat objektif dan subjektifnya telah terpenuhi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nasrullah menyebut negara memiliki kewajiban konstitusional untuk melindungi hak setiap warga negara secara setara, termasuk hak Presiden Joko Widodo atas kehormatan, martabat, dan rasa aman.

“Termasuk hak Bapak Joko Widodo sebagai warga negara, tanpa mengesampingkan asas praduga tak bersalah bagi pihak yang sedang menjalani proses hukum,” tegasnya.

Baca Juga: Profil Damai Hari Lubis: Dulu Garang Tuding Ijazah Palsu, Kini 'Luluh' di Depan Jokowi?

PSI meyakini ketegasan aparat penegak hukum akan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk meredam kegaduhan sosial dan menjaga stabilitas politik nasional.

“Langkah tegas penyidik, termasuk melakukan penahanan secara profesional dan objektif, justru penting untuk menjaga stabilitas politik serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri dan penegakan hukum,” tutup Nasrullah.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Phonska Plus Pupuk Indonesia Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan Telak atas Falcons
• 5 jam lalupantau.com
thumb
PDIP Gelar Rakernas di Ancol, Bahas Strategi Hadapi Pemilu 2029
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
10 Titik Longsor dan Pohon Tumbang Landa Beberapa Kecamatan di Gunungkidul
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Profil Rizki Juniansyah, Atlet Angkat Besi yang Kembali Pecahkan Rekor Dunia, Kini Naik Pangkat 2 Tingkat Jadi Kapten
• 23 jam lalugrid.id
thumb
Sinopsis Drama China The Days of Seclusion and Love, Kisah Cinta yang Tumbuh di Tengah Perang
• 16 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.