Jakarta: Pemerintah tengah membangun hunian sementara (huntara) untuk korban bencana di Sumatra. Pembangunan memanfaatkan material lokal.
Hal itu disampaikan Wakil Kepala BP BUMN Teddy Barata dalam rapat koordininasi (rakor) Satgas Pemulihan Pascabencana (Galapana) DPR bersama Satgas Satgas Percepatan Rehabilitas dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra. Rakor dipimpin Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.
"Kita maksimalkan lokal untuk material alam, pasir, kerikil itu dari lokal," kata Teddy dikutip dari Youtube DPR, Sabtu, 10 Januari 2026.
Teddy menjelaskan, pembangunan huntara juga melibatkan masyarakat sekitar. Mereka bertugas sebagai pekerja membangun huntara.
Baca Juga :
Satgas DPR Simpulkan 4 Permasalahan Utama Penanganan Bencana di SumatraSelain itu, Teddy menjelaskan pembangunan huntara membutuhkan material dari luar Aceh. Salah satunya dari DKI Jakarta.
Ilustrasi pembangunan huntara di wilayah terdampak bencana. Foto: Istimewa.
Teddy menyampaikan, bahan material tersebut diangkut dengan menggunakan pesawat Hercules. Hal itu dilakukan dengan TNI AU.
"Alhamdulillah koordinasi dengan satgas dan tni au ini akan mempercepat. Kalau (membawa) material dengan pesawat kecil-kecil juga bisa, tapi sedikit, sekali. kemarin dengan muatan banyak kita bisa lakukan," ujar Teddy.


