Ankara (ANTARA) - Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan kembali dukungan Indonesia kepada Turki sebagai mitra wicara (dialogue partner) ASEAN demi meningkatkan keterlibatan negara tersebut di kawasan Asia Tenggara.
“Kami menyambut aspirasi Turki menjadi mitra wicara penuh ASEAN, dan kami siap memberi dukungan penuh,” kata Sugiono dalam pernyataan pers bersama usai Dialog 2+2 Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan (Menhan) RI-Turki di Ankara, Jumat.
Ia menyampaikan bahwa dalam dialog 2+2 tersebut, delegasi Indonesia dan Turki saling bertukar pandangan dan informasi terbaru soal kawasan masing-masing serta posisi diplomasi nasional di forum internasional, seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan ASEAN.
Sebagai sesama negara Selatan Global (Global South), Indonesia dan Turki memiliki prioritas yang sama dalam mewujudkan sistem ekonomi global yang adil, dengan kekhususan pada memperkuat kerja sama antara negara-negara Islam, kata dia.
Sugiono pun menyampaikan komitmen Indonesia supaya kerja sama antara ASEAN dan Turki dapat semakin berkembang, khususnya di sektor ekonomi.
Dalam kesempatan yang sama, Menlu Turki Hakan Fidan menyampaikan bahwa Turki memiliki visi holistik untuk memperkuat kerja sama dengan negara-negara di kawasan Asia Pasifik yang mencakup negara-negara ASEAN.
Ia menyebut Indonesia merupakan mitra kunci untuk membantu Turki meningkatkan keterlibatan di kawasan tersebut dalam upaya memenuhi tujuan nasional masing-masing.
Fidan juga mengungkit kunjungan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim ke Turki baru-baru ini, sebelum dialog 2+2 dengan Indonesia, sebagai cerminan komitmen negaranya meningkatkan hubungan baik dengan negara-negara di Asia Pasifik.
Menurut Menlu Turki, pihaknya telah mengungkapkan keinginan Turki untuk meningkatkan hubungan di ASEAN sebagai mitra dialog penuh dalam dialog 2+2, dan ia mengapresiasi sambutan baik yang disampaikan pihak Indonesia.
“Mengenai keinginan kami untuk meningkatkan hubungan dengan ASEAN sebagai mitra wicara, kami senang atas dukungan Indonesia dalam hal ini,” kata dia.
Turki saat ini merupakan mitra wicara sektoral (sectoral dialogue partner) bagi ASEAN, dan posisi tersebut diresmikan dalam Pertemuan Tingkat Menteri Luar Negeri (AMM) ke-50 ASEAN di Manila, Filipina, pada Agustus 2017.
Baca juga: Menhan: RI-Turki tingkatkan kerja sama personel, teknologi pertahanan
Baca juga: Indonesia gelar pertemuan 2 plus 2 dengan Turki soal keamanan, ekonomi
“Kami menyambut aspirasi Turki menjadi mitra wicara penuh ASEAN, dan kami siap memberi dukungan penuh,” kata Sugiono dalam pernyataan pers bersama usai Dialog 2+2 Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan (Menhan) RI-Turki di Ankara, Jumat.
Ia menyampaikan bahwa dalam dialog 2+2 tersebut, delegasi Indonesia dan Turki saling bertukar pandangan dan informasi terbaru soal kawasan masing-masing serta posisi diplomasi nasional di forum internasional, seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan ASEAN.
Sebagai sesama negara Selatan Global (Global South), Indonesia dan Turki memiliki prioritas yang sama dalam mewujudkan sistem ekonomi global yang adil, dengan kekhususan pada memperkuat kerja sama antara negara-negara Islam, kata dia.
Sugiono pun menyampaikan komitmen Indonesia supaya kerja sama antara ASEAN dan Turki dapat semakin berkembang, khususnya di sektor ekonomi.
Dalam kesempatan yang sama, Menlu Turki Hakan Fidan menyampaikan bahwa Turki memiliki visi holistik untuk memperkuat kerja sama dengan negara-negara di kawasan Asia Pasifik yang mencakup negara-negara ASEAN.
Ia menyebut Indonesia merupakan mitra kunci untuk membantu Turki meningkatkan keterlibatan di kawasan tersebut dalam upaya memenuhi tujuan nasional masing-masing.
Fidan juga mengungkit kunjungan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim ke Turki baru-baru ini, sebelum dialog 2+2 dengan Indonesia, sebagai cerminan komitmen negaranya meningkatkan hubungan baik dengan negara-negara di Asia Pasifik.
Menurut Menlu Turki, pihaknya telah mengungkapkan keinginan Turki untuk meningkatkan hubungan di ASEAN sebagai mitra dialog penuh dalam dialog 2+2, dan ia mengapresiasi sambutan baik yang disampaikan pihak Indonesia.
“Mengenai keinginan kami untuk meningkatkan hubungan dengan ASEAN sebagai mitra wicara, kami senang atas dukungan Indonesia dalam hal ini,” kata dia.
Turki saat ini merupakan mitra wicara sektoral (sectoral dialogue partner) bagi ASEAN, dan posisi tersebut diresmikan dalam Pertemuan Tingkat Menteri Luar Negeri (AMM) ke-50 ASEAN di Manila, Filipina, pada Agustus 2017.
Baca juga: Menhan: RI-Turki tingkatkan kerja sama personel, teknologi pertahanan
Baca juga: Indonesia gelar pertemuan 2 plus 2 dengan Turki soal keamanan, ekonomi




