Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Jumat (9/1) waktu setempat, mengatakan akan membuat kesepakatan untuk AS mendapatkan Greenland dengan "cara mudah" atau "cara sulit)
"Saya ingin mencapai kesepakatan dengan cara mudah, tetapi jika kita tidak bisa melakukannya dengan cara mudah, kita akan melakukannya dengan cara sulit," ujar Trump kepada awak media dalam sebuah acara di Gedung Putih.
Dia menambahkan "akan melakukan sesuatu mengenai Greenland, tidak peduli mereka suka atau tidak".
Ketika ditanya tentang laporan media yang menyebutkan bahwa Gedung Putih sedang mempertimbangkan untuk membayar warga Greenland untuk persetujuan mereka bergabung dengan AS, Trump mengatakan "saya belum membicarakan soal uang untuk Greenland".
Duta besar Denmark untuk AS Jesper Moller Sorensen dan kepala perwakilan Greenland untuk AS Jacob Isbosethsen telah melangsungkan pertemuan dengan para pejabat Gedung Putih pada Kamis (8/1), lapor media AS.
Pada Selasa (6/1), Gedung Putih mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan bahwa "penggunaan militer AS" selalu menjadi pilihan bagi Trump terkait tuntutannya atas Greenland.
Baik Greenland maupun Denmark telah menegaskan bahwa pulau itu tidak dijual.
Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen pada Senin (5/1) mengatakan bahwa "jika AS memilih untuk menyerang negara NATO lainnya secara militer, maka semuanya akan berhenti, termasuk NATO dan, demikian pula, keamanan yang telah dibangun sejak berakhirnya Perang Dunia Kedua".
Denmark merupakan anggota NATO dan Uni Eropa.
"Saya ingin mencapai kesepakatan dengan cara mudah, tetapi jika kita tidak bisa melakukannya dengan cara mudah, kita akan melakukannya dengan cara sulit," ujar Trump kepada awak media dalam sebuah acara di Gedung Putih.
Dia menambahkan "akan melakukan sesuatu mengenai Greenland, tidak peduli mereka suka atau tidak".
Ketika ditanya tentang laporan media yang menyebutkan bahwa Gedung Putih sedang mempertimbangkan untuk membayar warga Greenland untuk persetujuan mereka bergabung dengan AS, Trump mengatakan "saya belum membicarakan soal uang untuk Greenland".
Duta besar Denmark untuk AS Jesper Moller Sorensen dan kepala perwakilan Greenland untuk AS Jacob Isbosethsen telah melangsungkan pertemuan dengan para pejabat Gedung Putih pada Kamis (8/1), lapor media AS.
Pada Selasa (6/1), Gedung Putih mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan bahwa "penggunaan militer AS" selalu menjadi pilihan bagi Trump terkait tuntutannya atas Greenland.
Baik Greenland maupun Denmark telah menegaskan bahwa pulau itu tidak dijual.
Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen pada Senin (5/1) mengatakan bahwa "jika AS memilih untuk menyerang negara NATO lainnya secara militer, maka semuanya akan berhenti, termasuk NATO dan, demikian pula, keamanan yang telah dibangun sejak berakhirnya Perang Dunia Kedua".
Denmark merupakan anggota NATO dan Uni Eropa.





