Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional

idxchannel.com
16 jam lalu
Cover Berita

Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID bersama PT Pertamina (Persero) memperkuat kolaborasi strategis dalam mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo.

Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional. (Foto: Doc. MIND ID)

IDXChannel — Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID bersama PT Pertamina (Persero) memperkuat kolaborasi strategis dalam mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian sektor energi nasional.

Kerja sama ini difokuskan pada percepatan hilirisasi batu bara menjadi menjadi produk energi alternatif seperti Synthetic Natural Gas (SNG), Dimethyl Ether (DME) dan Methanol melalui penguatan rantai mineral, batu bara, dan energi nasional.

Baca Juga:
Wadirut MIND ID Beberkan Strategi RI Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Langkah transformatif ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama strategis antara MIND ID dan Pertamina dan disaksikan oleh Chief Technology Officer Danantara Indonesia Sigit P. Santosa, dan Managing Director Industrialization Ardy Muawin Jumat (9/1/2026).

Inisiatif ini menjadi wujud nyata peran aktif MIND ID dalam menjalankan mandat yang diberikan pemerintah dalam mendukung agenda hilirisasi dan industrialisasi melalui pemanfaatan teknologi hilirisasi batu bara.

Baca Juga:
MIND ID Sebut Kepedulian Publik terhadap Sektor Pertambangan Meningkat

Chief Technology Officer Danantara Indonesia Sigit P. Santosa, menyampaikan bahwa kerja sama antara MIND ID dan Pertamina mencerminkan pendekatan terintegrasi dalam pembangunan sistem energi nasional. Sebagai negara besar Indonesia sangat membutuhkan diversifikasi energi yang mampu menopang pembangunan.

“Kolaborasi dan sinergi antar-BUMN strategis dapat memperkuat fondasi energi nasional. Hilirisasi berbasis teknologi menjadi instrumen penting untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya domestik sekaligus membangun sistem energi yang lebih tangguh, efisien, dan berorientasi jangka panjang,” ujar Sigit.

Baca Juga:
MIND ID Perluas Inisiatif Smart Mining, Optimalkan Nilai Tambah Batu Bara

Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya memperkuat struktur industri nasional melalui pengembangan rantai nilai mineral, batu bara, dan energi di dalam negeri.

Melalui kerja sama dengan Pertamina, MIND ID berkomitmen mendorong hilirisasi yang memberikan nilai tambah ekonomi, mengurangi ketergantungan impor, meningkatkan daya saing, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat ketahanan energi nasional dalam jangka panjang.

"MIND ID melalui Bukit Asam yang nantinya berperan sebagai pemasok, bersama-sama dengan Pertamina, akan betul-betul mengawasi setiap tahap kerja sama ini hingga nantinya dapat direalisasikan dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh Bangsa dan Negara," pungkasnya.

Dalam kolaborasi ini Pertamina memainkan peran sebagai offtaker dan agregator infrastruktur distribusi. Dengan keunggulan jaringan distribusi yang dimiliki, Pertamina memastikan hasil hilirisasi batu bara, seperti Dimethyl Ether (DME), Synthetic Natural Gas (SNG), dan metanol—dapat terserap dan tersalurkan secara efektif kepada masyarakat dan industri sebagai substitusi energi impor.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri menyatakan bahwa kolaborasi ini adalah tonggak sejarah bagi kedaulatan energi Indonesia. 

“Sebagai tulang punggung energi nasional, kami berkomitmen mengoptimalkan infrastruktur distribusi Pertamina untuk mendukung hilirisasi ini melalui kerjasama dengan MIND ID. Ini adalah langkah nyata kami dalam mengurangi ketergantungan pada impor LPG dan memastikan energi yang lebih terjangkau tersedia bagi rakyat, sejalan dengan target swasembada energi pemerintah," ujar Simon

Kementerian ESDM memproyeksikan konsumsi LPG nasional akan mencapai 10 juta metrik ton (MT) pada 2026, sementara produksi domestik baru mencapai 1,3–1,4 juta MT. 

Sinergi MIND ID-Pertamina melalui pemanfaatan Coal to DME dan Coal to SNG menjadi solusi strategis untuk menutup defisit tersebut menggunakan kekayaan alam domestik, sebagai upaya untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian sektor energi nasional.

(Shifa Nurhaliza Putri)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PBNU Tegaskan Aliansi Mengatasnamakan Angkatan Muda NU bukan Bagian Organisasi, Ingatkan Pentingnya Humor di Masyarakat
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Megawati ke Kader PDIP soal Bencana Sumatera: Jangan Ragu Tolong Sesama
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Ada Beras 64.889 Ton-Minyak Goreng 307.220 Liter, Bulog Jamin Stok di Aceh Aman
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Dari Akses Hingga Pendampingan, Peran PNM Dukung Ekonomi Keluarga Prasejahtera
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Harry Potter and The Philosopher’s Stone In Concert siap guncang Jakarta akhir bulan ini
• 20 jam lalubrilio.net
Berhasil disimpan.